Accessibility Tools
Selvia Damayanti berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Lomba New Anchor pada kegiatan Duta Inspirasi Podcast Batch ke-19 tingkat nasional yang diselenggarakan pada 16–28 Januari 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Youth Voice in Action: Communication for Digital Impact”, yang sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan literasi komunikasi dan partisipasi generasi muda di ruang digital.
Dalam kompetisi tersebut, Selvia menunjukkan kemampuan sebagai new anchor yang komunikatif, percaya diri, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif dan bertanggung jawab. Perannya sebagai komunikator muda turut mendukung upaya penyebaran informasi yang edukatif, inklusif, dan beretika, selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan.
Prestasi ini tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga mencerminkan kontribusi generasi muda dalam mendukung pencapaian SDGs melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana penyebaran inspirasi dan perubahan sosial yang positif.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme seleksi, persyaratan umum, serta komponen penilaian dalam ajang Pilmapres, khususnya terkait capaian unggulan mahasiswa.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa PGSD dibekali informasi mengenai pentingnya rekam jejak prestasi akademik dan nonakademik, termasuk keterlibatan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Selain itu, mahasiswa juga diarahkan untuk mendokumentasikan berbagai capaian unggulan sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi, kepemimpinan, serta kontribusi nyata selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Kegiatan sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berkarakter. Pembinaan mahasiswa berprestasi juga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang mendorong budaya berprestasi, inovasi, dan pembelajaran sepanjang hayat.Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi pada SDGs poin ke-16, melalui penguatan nilai integritas, tanggung jawab, dan keadilan dalam proses seleksi yang transparan dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, Program Studi PGSD UPI Cibiru menegaskan komitmennya dalam mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi terbaiknya serta mempersiapkan generasi pendidik masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1 PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru menyelenggarakan sidang skripsi sebagai tahapan akhir dalam proses akademik mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah disusun sebagai bentuk kontribusi keilmuan dalam pengembangan pendidikan dasar.
Pelaksanaan sidang skripsi merupakan wujud penguatan kompetensi akademik, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan analisis mahasiswa terhadap permasalahan pembelajaran di sekolah dasar. Berbagai topik penelitian yang diangkat mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap inovasi pembelajaran, pengembangan media, peningkatan kualitas literasi dan numerasi, hingga penguatan karakter peserta didik. Hal ini menunjukkan kesiapan mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik profesional yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Kegiatan sidang skripsi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya peningkatan mutu pembelajaran melalui riset dan inovasi pendidikan. Penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi referensi dan solusi nyata dalam menciptakan proses pembelajaran yang inklusif, efektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.
Melalui pelaksanaan sidang skripsi, Program Studi S1 PGSD UPI Cibiru terus menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pendidikan dasar yang berkelanjutan.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kampus Universitas Pendidikan Indonesia di Cibiru, hadir sebagai ruang tumbuh bagi calon pendidik sekolah dasar yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global. Sejak didirikan pada tahun 2026, Prodi S1 PGSD UPI Cibiru terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, yang dibuktikan dengan capaian akreditasi UNGGUL dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) serta pengakuan akreditasi internasional dari ACQUIN.
Berlandaskan visi mengembangkan keilmuan pendidikan dasar yang berpijak pada pedagogik Indonesia, psikologi modern, dan teori pendidikan kontemporer, PGSD UPI Cibiru tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan karakter dan kompetensi nyata mahasiswa. Proses pembelajaran dirancang untuk membentuk guru sekolah dasar yang mampu memahami peserta didik secara utuh, berpikir kritis, serta responsif terhadap dinamika zaman.
Melalui penerapan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan pendekatan Student Centered Learning, mahasiswa dibekali kemampuan akademik, keterampilan praktis, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Dengan total 150 satuan kredit semester, mahasiswa juga dapat memilih peminatan Pembelajaran Digital dan Pendidikan Abad ke-21 sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan modern yang semakin berbasis teknologi.
PGSD Kampus UPI di Cibiru didukung oleh fasilitas pembelajaran yang lengkap, mulai dari ruang kelas dan smart class, berbagai laboratorium keilmuan dan microteaching, hingga laboratorium robotika pendidikan dan multimedia. Lingkungan akademik yang kondusif ini mendorong mahasiswa untuk aktif berinovasi, meneliti, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang kreatif dan kontekstual.
Tak hanya di tingkat nasional, PGSD UPI Cibiru juga membuka peluang pengalaman internasional melalui program pertukaran mahasiswa, virtual summer school, konferensi internasional, visiting professor dari universitas luar negeri, hingga praktik lapangan ke luar negeri. Seluruh program ini dirancang untuk memperluas wawasan global mahasiswa tanpa meninggalkan jati diri pendidikan Indonesia.
Lulusan Program Studi S1 PGSD Kampus UPI di Cibiru dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkiprah sebagai pendidik profesional, peneliti, wirausaha pendidikan, serta praktisi pendidikan dasar baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan nilai kemanusiaan, lulusan PGSD siap menjadi agen perubahan dalam memajukan pendidikan dasar Indonesia.
PGSD Kampus UPI di Cibiru
Bergerak, Maju, untuk Indonesia Lebih Baik.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1 PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru kembali menyelenggarakan pelaksanaan Tugas Akhir Non-Skripsi sebagai bagian dari pemenuhan capaian pembelajaran mahasiswa. Salah satu mahasiswa, Alya Rahmadiyani, telah melaksanakan tugas akhir non-skripsi dengan judul “Deliberative Learning in Elementary Civic Education: Strengthen Students' Communication Skills from a Vocational Perspective (Penguatan Kemampuan Komunikasi Peserta Didik Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Musyawarah dalam Perspektif Vocational Civic)”.
Tugas akhir ini mengkaji penerapan pembelajaran deliberatif atau musyawarah dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah dasar. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik dilatih untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta sikap demokratis melalui proses diskusi, penyampaian pendapat, dan pengambilan keputusan secara bersama. Perspektif vocational civic yang digunakan menempatkan keterampilan komunikasi sebagai kompetensi penting yang perlu dibangun sejak pendidikan dasar sebagai bekal kehidupan sosial dan akademik peserta didik di masa depan.
Pelaksanaan tugas akhir non-skripsi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya pembelajaran yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan keterampilan abad ke-21. Selain itu, pendekatan musyawarah dalam pembelajaran juga mendukung SDGs poin ke-16, yakni Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui penanaman nilai demokrasi, toleransi, dan tanggung jawab sejak usia dini.
Melalui pelaksanaan tugas akhir non-skripsi ini, Program Studi S1 PGSD UPI Cibiru terus berkomitmen dalam menghasilkan calon guru sekolah dasar yang profesional, inovatif, dan berkarakter, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan.
Halaman 3 dari 15