Accessibility Tools
Dr. Yona Wahyuningsih, S.Pd., M.Pd., M.CE., CM.NLP., resmi dilantik sebagai salah satu anggota Dewan Pakar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PGRI Kabupaten Cirebon, Jl. Sunan Drajat No. 20B, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perangkat Kelengkapan Organisasi (PKO) PGRI Kabupaten Cirebon ini diselenggarakan berdasarkan hasil keputusan Konferensi PGRI Kabupaten Cirebon yang telah dilaksanakan pada 23–24 Juni 2025. Rangkaian pelantikan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, serta tamu undangan dari berbagai instansi pendidikan di wilayah Kabupaten Cirebon.
Dr. Yona Wahyuningsih menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi secara aktif dalam pengembangan profesi guru serta peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon melalui peran strategis sebagai Dewan Pakar.
Pelantikan ini menandai awal dari masa bakti lima tahun ke depan yang penuh harapan bagi organisasi profesi guru di Cirebon. Diharapkan, jajaran pengurus baru, termasuk Dewan Pakar, dapat menghadirkan inovasi dan solusi atas tantangan dunia pendidikan saat ini, sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota PGRI.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai wujud syukur dan kekompakan seluruh elemen organisasi.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keguruan dan Tarbiyah, Universitas Pelita Bangsa, sukses menyelenggarakan Lomba Dosen Nasional 2025 dengan tema “Inovasi dan Dedikasi Dosen untuk Pendidikan Dasar Berkualitas.” Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan kontribusi dosen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
Lomba ini terbuka bagi seluruh dosen aktif di perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki NIDN atau NIDK, dengan empat kategori lomba: Artikel Ilmiah, Video Pembelajaran, Konten Kreator, dan Book Chapter. Kegiatan ini berlangsung dari 29 Mei hingga 18 Juli 2025 dan tidak dipungut biaya pendaftaran.
Dalam kompetisi tersebut dua dosen PGSD (S1 dan S2) Kampus UPI di Cibiru meraih beberapa kategori juara. Mereka adalah Dr. Dinie Anggraeni Dewi, S.Pd., M.Pd., M.H. sebagai juara 1 kategori lomba konten kreator serta Dr. Dede Trie Kurniawan, M.Pd., sebagai juara kedua kategori lomba video pembelajaran dan juara harapan kategori lomba Konten Kreator. Setiap pemenang mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan, sedangkan seluruh peserta lomba memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para dosen dari berbagai universitas di Indonesia. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaboratif untuk berbagi inspirasi, inovasi, dan praktik baik dalam pembelajaran di jenjang pendidikan dasar.
Keberhasilan dosen-dosen PGSD Kampus UPI di Cibiru meraih posisi juara dalam dua kategori membuktikan kualitas sumber daya pendidik di lingkungan Kampus UPI di Cibiru yang terus menunjukkan kiprah dan kontribusi nyata di tingkat nasional.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru resmi menjalin kerja sama dengan SDN 2 Purbawinangun, Cirebon, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). MoU ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara akademisi dan sekolah dasar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi:
Pendampingan pengembangan kurikulum dan pembelajaran aktif di kelas SD
Pelibatan mahasiswa PGSD dalam kegiatan pengabdian dan praktik mengajar
Pengadaan pelatihan guru dan peningkatan profesionalisme tenaga pendidik
Dalam momen penandatanganan MoU, Dr. Yona menjadi perwakilan dari PGSD UPI Cibiru dan kepala sekolah SDN 2 Purbawinangun bersalaman tanda dimulainya kerja sama. Langkah strategis ini sejalan dengan semangat Kampus Merdeka, di mana kampus berperan langsung dalam memajukan pendidikan dasar melalui sinergi dengan mitra di wilayah sekitarnya.
Dengan kerja sama ini, mahasiswa PGSD UPI Cibiru dapat menerapkan teori dan inovasi dalam konteks nyata di lapangan, sementara SDN 2 Purbawinangun mendapatkan akses terhadap sumber daya akademik, penelitian, dan praktik pendidikan yang lebih mutakhir.
Harapannya, MoU ini tidak hanya mengokohkan jalinan kemitraan, tetapi juga mendorong transformasi pembelajaran di SDN 2 Purbawinangun sehingga menjadi lebih inspiratif, efektif, dan relevan bagi perkembangan anak didik.
Kabar membanggakan datang dari Program Studi PGSD UPI Kampus Cibiru. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Dinie Anggraeni Dewi, S.Pd., M.Pd., terpilih sebagai peserta Trainer of Trainer (ToT) Calon Pengajar Diklat PTP Kualifikasi Utama Angkatan Tahun 2025, yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 8–10 Juli 2025.
Kegiatan ToT ini merupakan bagian dari program pelatihan nasional yang bertujuan menyiapkan calon pengajar Diklat PTP (Pendidikan dan Pelatihan Profesi) dengan kualifikasi utama, guna memastikan kualitas pelatihan yang diberikan kepada tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Keikutsertaan Dr. Dinie dalam ToT ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga membawa kebanggaan bagi UPI Kampus Cibiru, khususnya Program Studi PGSD. Ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendorong dosen-dosennya untuk berkiprah dalam pengembangan mutu pendidikan secara nasional.
Pimpinan UPI Kampus Cibiru dan seluruh sivitas akademika turut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pencapaian ini. Ke depan, diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pelatihan guru di Indonesia serta memperkuat peran UPI dalam membangun pendidikan yang unggul dan berdampak.
Halaman 8 dari 15