Accessibility Tools
Bandung, 25 April 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dasar dan teknik instruksional, dua orang dosen dari Prodi PGSD Kampus UPI Cibiru mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar dan Teknik Instruksional (PEKERTI) yang diselenggarakan pada tanggal 21 hingga 25 April 2025 bertempat di Auditorium Gedung FPEB Lt. 6. Kedua dosen tersebut adalah Yayang Furi Furnamasari, M.Pd. dan Mega Laeni, M.Pd.
Kegiatan ini merupakan upaya UPI dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme dosen, khususnya dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran secara efektif. Pelatihan PEKERTI menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan kapasitas dosen, terutama dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Salah satu momen istimewa terekam dalam foto bersama yang diambil setelah sesi penutupan, di mana para dosen berpose bersama dengan senyum semangat dan membawa bingkisan sebagai bentuk apresiasi serta kenang-kenangan atas partisipasi mereka.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para dosen UPI dapat terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta perkembangan zaman.
Tiga orang mahasiswa PGSD kembali meraih prestasi cemerlang. Mereka adalah Aura Aurelya Putri Andhien mahasiswa Angkatan 2024, Selvia Damayanti mahasiswa angakatan 2023 dan Endah Parawangsa mahasiswa angkatan 2021. Aura Aurelya Putri Andhien berhasil menjadi Juara 2 Lomba Cerita Pendek Tema Pendidikan Karakter - Diesnatalis ke-IX BSO tingkat nasional yang digelar secara daring oleh Madura Pintar. Sedangkan Selvia Damayanti dan Endah Parawangsa menjadi Pinalis (10 Besar) Duta Baca Kabupaten Bandung. Prestasi tersebut menambah pembendaharaan prestasi mahasiswa PGSD Kampus UPI Cibiru. Hal ini membuktikan bahwa selain fokus pada akademik sebagai calon seorang guru SD, namun para mahasiswa berhasil membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dalam berbagai macam kompetensi.
Terima kasih sudah berjuang mengharumkan Prodi PGSD dan Lembaga Kampus UPI CIbiru. Selamat!
Selasa, 22 April 2025 telah dilaksanakan workshop peningkatan akreditasi jurnal. Tim jurnal Eduhumaniora turut berkontribusi di acara tersebut. Workshop dilaksanakan di aula gedung E, Lantai 1, Kampus UPI di Cibiru. Pemateri yang hadir yakni Prof. Dr .Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng. dan tim KJP. Dalam workhsop tersebut dikaji beberapa masukan dan pelatihan untuk peningkatan mutu jurnal secara nasional maupun secara internasional. Acara ini dihadiri oleh tim jurnal di lingkungan Kampus UPI di Cibiru, yang terdiri atas tim dosen dan mahasiswa.
Dengan kegiatan workshop tersebut, diharapkan akreditasi dan mutu jurnal Eduhumaniora dapat ditingkatkan. Tim jurnal Eduhumaniora tengah mempersiapkan akreditasi jurnal untuk tahun 2027 sehingga perlu ditinjau kembali persiapan administrasi dan pengelolaan jurnal supaya memenuhi standar untuk sinta 2 dan scopus.
Sebanyak 15 Dosen dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus UPI Cibiru mengikuti kegiatan Kelas Literasi Informasi Lanjutan (KILAU) yang dilaksanakan pada hari Senin, 21 April 2025. Kegiatan KILAI merupakan kegiatan kolaborasi antara Perpustakaan UPI dengan Kampus UPI Cibiru sebagai lanjutan dari kelas literasi dasar yang sebelumnya telah dilaksanakan. Program KILAU memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi informasi, khususnya bagi dosen dan mahasiswa.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Keuangan dan Umum Kampus UPI, Dr. Jenuri, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kepada bapa ibu dosen yang telah menyempatkan hadir seraya berpesan agar dapat memaksimalkan kegiatan tersebut. “Luar biasa semangat ibu bapak dosen yang hadir. Kegiatan ini insya Allah bermanfaat terutama dalam hal publikasi penelitian.” Ujarnya.
Kepala Divisi Pelayanan Kepustakaan Perpustakaan UPI, Santi Santika, M.P., alam sambutannya, menyampaikan pentingnya literasi informasi lanjutan bagi mahasiswa dan dosen. “ Kami berkomitmen untuk dapat memfasilitasi ibu bapak dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Oleh karena itu program KILAU ini sebagai salah satu upaya dalam menjaga kualitas karya ilmiah serta integritas akademik di era digital yang penuh tantangan ini.”, Ujarnya.
Sementara itu sebanyak 25 mahasiswa dari PGSD pun terlibat dari kegiatan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa tingkat Akhir yang sedang Menyusun skripsi. Dengan partisipasi mahasiswa tersebut diharapkan bisa membantu mereka dalam menyelesaikan karya ilmiahnya (skripsinya) terutama agar mereka lebih memahami cara mengakses dan memanfaatkan berbagai fasilitas elektronik yang telah dilanggan oleh Perpustakaan.
Kontributor: RS
Senin 21 April 2025 sebanyak 21 mahasiswa semester 8 Program Studi PGSD Kampus UPI di Cibiru mengikuti Ujian Sidang Skripsi periode Bulan April 2025. Ujian di mulai pukul 08.00 dan tersebar di 5 ruangan (3 ruang kelas, 1 ruang Cawalaloka dan 1 ruang Smartclass). Sebanyak 15 orang dosen penguji pun dilibatkan guna menguji mahasiswa tersebut sesuai dengan kepakaran dari dosen yang bersangkutan.
Dalam ujian tersebut para mahasiswa harus mempertanggung jawabkan hasil penelitiannya di hadapan para penguji. Rizki Ramdani sebagai salah satu peserta Ujian Sidang menyampaikan kesan dan pesannya setelah menjalani sidang. "Setelah kurang lebih 1 jam diuji oleh penguji, kesan nya mungkin lebih ke masyaallah karena diberikan pertanyaan yg membuat saya berpikir. campuraduk pokoknya perasaannya apalagi lumayan banyak revisian. Tapi plong juga karena jadi lebih tahu tentang pertanggungjawaban skripsi dan persidangannya kayak gimana." Ujarnya.
Penelitian para peserta ujian sidang secara garis besar mengenai pengembangan media, bahan ajar dan model pembelajaran pada bidang Matermatika, IPA, IPS, Bahasa, PKn, Seni dan Olahraga pada jenjang sekolah dasar. Dengan ujian sidang ini, diharapkan para mahasiswa dapat memiliki pengalaman dalam meneliti dan mempertanggun jawabkan hasil penelitiannya di hadapan penguji. Ujian sidang skripsi ini pun menjadi salah satu gerbang penentu kelulusan mereka dalam menyelesaikan studi pada jenjang S1 (sarjana) sebelum mereka dinyatakan lulus dan yudisium, terutama ketika catatan hasil review dari para penguji telah diperbaiki / direvisi.
Selamat Berjuang!
Halaman 11 dari 14