Accessibility Tools
Palangka Raya, 1 Desember 2025 Ajang Kompetisi Akademik dan Seni (KARSA) Tingkat Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya kembali menghadirkan talenta-talenta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam pengumuman 5 besar nasional, cabang Lomba Microteaching menjadi salah satu kategori yang menarik perhatian karena menampilkan calon pendidik yang mampu mempraktikkan keterampilan mengajar secara kreatif, komunikatif, dan inovatif.
Dari lima peserta terbaik yang berhasil masuk babak final nasional, dua di antaranya merupakan mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), termasuk kampus pusat dan kampus di daerah.
Daftar 5 Besar Lomba Microteaching KARSA 2025
Alivia Ata Dinarzah (Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru)
Jenny (IAHN Tampung Penyang Palangka Raya)
Rizky Ahmadil Anhar (Universitas Palangka Raya)
Tri Silviya Pujyunah (Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru)
Yetmi (IAHN Tampung Penyang Palangka Raya)
Keberhasilan dua wakil UPI dalam cabang microteaching ini menunjukkan kompetensi mahasiswa dalam mengelola pembelajaran secara profesional, terutama pada era pendidikan abad 21 yang menuntut penggunaan teknologi, pendekatan inovatif, serta strategi pedagogis yang efektif.
Makna Kompetisi Microteaching KARSA 2025
Lomba microteaching menjadi ruang strategis untuk menguji kemampuan calon guru dalam merancang pembelajaran, mengelola kelas, serta menyampaikan materi secara efisien dalam waktu terbatas. MASUKNYA mahasiswa UPI dalam 5 besar nasional membuktikan kualitas pendidikan calon guru yang dibina melalui kurikulum, bimbingan, dan ekosistem pembelajaran profesional di berbagai kampus UPI.
Kompetisi ini juga memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan sebagaimana selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education. Ajang microteaching tingkat nasional menjadi wahana penting dalam menyiapkan pendidik masa depan yang kompeten, berkarakter, serta mampu bersaing di ranah global.
Prestasi, SDG 4 : Pendidikan Berkualitas