Accessibility Tools

  • Ultraman
  • SDGs

Kesiapan UTBK 2026: Direktur UPI Kampus Cibiru Tinjau Persiapan dan Kondisi Ruang UTBK

UPI Kampus Cibiru memastikan kesiapan pelaksanaan UTBK 2026 melalui peninjauan langsung oleh Direktur Kampus UPI Cibiru, Prof. Karim Suryadi, di kawasan kampus pada April 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan secara menyeluruh terhadap ruang ujian, termasuk kesiapan komputer, jaringan internet, pencahayaan, ventilasi, serta kebersihan lingkungan dalam kondisi optimal. Dampaknya, kesiapan teknis dapat terukur dengan baik sehingga potensi kendala saat ujian dapat diminimalkan. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional dan berkualitas.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan sarana ujian yang layak dan mendukung proses seleksi pendidikan tinggi yang berkualitas, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi berbasis komputer dalam pelaksanaan ujian. Hal ini menunjukkan komitmen UPI Kampus Cibiru dalam mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 136
  • Ultraman
  • SDGs

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan UPI Tinjau Pengembangan Usaha Kampus UPI di Cibiru

Rabu, 29 April 2026, Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru menerima kunjungan kerja dari Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., dalam rangka monitoring dan penguatan pengembangan usaha kampus. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya strategis universitas dalam mendorong optimalisasi potensi unit usaha yang ada di lingkungan kampus agar lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dr. Rudi Susilana meninjau secara langsung beberapa area yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai unit pendukung kemandirian kampus, salah satunya adalah pengelolaan kantin kampus. Kantin dipandang bukan hanya sebagai fasilitas penunjang kebutuhan konsumsi mahasiswa dan pegawai, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menciptakan ekosistem kampus yang sehat, nyaman, dan produktif.

Beliau menekankan bahwa pengembangan kantin kampus perlu dilakukan secara terencana, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima. Selain aspek kebersihan, kenyamanan, dan keteraturan, kantin juga harus mampu menjadi ruang interaksi sosial yang mendukung aktivitas akademik mahasiswa. Dengan pengelolaan yang baik, kantin dapat menjadi salah satu sumber pendapatan kampus sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh warga kampus.

Diskusi juga mencakup pentingnya penataan sistem pengelolaan usaha kampus agar lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Pengembangan unit usaha tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui pengembangan unit usaha kampus yang tertata dengan baik, UPI di Cibiru berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan dalam pengelolaannya.

Pihak Kampus UPI di Cibiru menyambut baik kunjungan kerja ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan pimpinan universitas terhadap penguatan tata kelola kampus daerah. Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan pengembangan usaha kampus yang lebih optimal, inovatif, dan berdampak positif bagi seluruh sivitas akademika serta masyarakat sekitar. Cbr. 29/04/2026.

 

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom, SDGs 11 : Menjadikan kota dan permukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, SDGs 12 : Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

  • Dilihat: 110
  • Ultraman
  • SDGs

Menapak Jejak Sejarah: Kunjungan IIK ke Museum UPI sebagai Upaya Mempererat Kebersamaan dan Literasi Sejarah

UPI Kampus Cibiru melaksanakan kunjungan IIK ke Museum Universitas Pendidikan Indonesia pada April 2026 sebagai bagian dari program bidang akademik dan sosial. Kegiatan yang diikuti 14 anggota IIK dan tenaga kependidikan ini bertujuan memperluas literasi sejarah institusi, menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampus, serta mempererat silaturahmi dalam suasana edukatif.

Selain menambah wawasan sejarah, kunjungan ini juga memperkuat solidaritas, komunikasi, dan rasa kekeluargaan antar peserta sehingga mendukung harmonisasi lingkungan kerja di UPI Kampus Cibiru.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi sejarah dan pembelajaran sepanjang hayat, serta SDG 16 (Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan nilai kelembagaan dan budaya organisasi, sehingga berkontribusi pada terbentuknya komunitas kampus yang berpengetahuan dan solid.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh

  • Dilihat: 165
  • Ultraman
  • SDGs

Arah Baru & Langkah Strategis Penelitian Kampus: Sosialisasi Kebijakan Riset dan Inovasi Tahun 2026

UPI Kampus Cibiru terus memperkuat budaya akademik melalui kegiatan Sosialisasi Kebijakan Riset dan Inovasi Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gedung E lantai 1. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan kampus, ketua dan anggota grup riset, pemenang hibah penelitian, serta para pengusul hibah penelitian sebagai bagian dari upaya menyamakan arah kebijakan riset yang lebih terukur dan berdampak. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai prioritas riset 2026, skema hibah, tata kelola penelitian, serta strategi peningkatan luaran publikasi dan inovasi kampus.

Selain itu, kegiatan ini memperkuat posisi program studi dan grup riset sebagai motor penghasil inovasi akademik. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan jumlah proposal hibah, tetapi juga pada kualitas penelitian yang lebih aplikatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan serta masyarakat. UPI Kampus Cibiru melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya dalam mendorong riset yang bernilai guna.

ini juga berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu penelitian pendidikan, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi kampus, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi grup riset dan mitra eksternal. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi kontribusi nyata kampus dalam membangun ekosistem riset yang unggul.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 156
  • Ultraman
  • SDGs

Sarana Prima, Layanan Maksimal: Pelayanan Sarpras yang Responsif Dukung Produktivitas Kampus UPI Cibiru

UPI Kampus Cibiru terus memperkuat mutu layanan melalui pelayanan sarana dan prasarana (sarpras) yang responsif guna mendukung kelancaran aktivitas akademik dan kelembagaan. Layanan ini dipusatkan di ruang sarana prasarana yang terletak di lorong PGPAUD, belakang Gedung Biru, sehingga mudah diakses oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan fasilitas kampus. Kehadiran layanan yang terorganisasi ini menjadi bagian penting dari komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif.

Selain itu, keberadaan ruang sarpras yang strategis memperkuat koordinasi antarunit dalam pengelolaan fasilitas kampus. Hal ini berdampak pada percepatan pelayanan, penanganan kebutuhan yang lebih tepat sasaran, dan terjaganya kualitas sarana pendukung perkuliahan.

Rangkaian layanan berlangsung setiap hari kerja melalui penerimaan permohonan fasilitas, verifikasi kebutuhan, distribusi sarana, monitoring penggunaan, dan tindak lanjut pemeliharaan.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dukungan fasilitas pembelajaran yang memadai, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan tata kelola infrastruktur kampus yang efisien dan berkelanjutan. Dengan demikian, layanan sarpras menjadi bagian penting dari pembangunan kampus yang modern dan adaptif.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 119

Halaman 7 dari 25