Accessibility Tools
Purwakarta, 03 Juli 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Transformasi PKBM sebagai Community Civic Berbasis PKN Kemasyarakatan untuk Visi Global Competencies" pada 1 Juli 2026 di PKBM BIC Purwakarta, Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur II UPI Kampus Cibiru, Dr. Yeni Yuniarti,M. Pd, Ketua Program Studi PGSD, Dr. Tita Mulyani, M. Pd, Sekretaris PGSD, Dr. Dinnie Anggraeni Dewi, M. Pd., M. H., serta tiga dosen Program Studi PGSD, Dr. Agil Nanggala, M. Pd., Fully Rakhmayanti, M. Pd., dan S. Nailul Muna Aljamaliah, M. Pd. yang turut memberikan pendampingan dan berbagi pengalaman sesuai bidang keahlian masing-masing.
Program Studi PGSD UPI Kampus Cibiru berupaya mendorong transformasi PKBM agar tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara pendidikan nonformal, tetapi juga berkembang menjadi community civic, yaitu pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu membangun karakter kewarganegaraan, meningkatkan partisipasi sosial, serta menumbuhkan kompetensi global. Pendekatan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Kemasyarakatan menjadi landasan utama dalam membangun masyarakat yang kritis, inklusif, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai isu sosial di tingkat lokal maupun global.
Melalui transfer pengetahuan, diskusi, dan pendampingan kepada pengelola PKBM, diharapkan tercipta inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal yang mampu meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, memperluas partisipasi masyarakat, serta memperkuat kapasitas kelembagaan PKBM dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman.
Sinergi antara perguruan tinggi, PKBM, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran sepanjang hayat serta melahirkan komunitas yang memiliki karakter kewarganegaraan yang kuat, adaptif, dan berdaya saing global.
kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan nonformal yang inklusif dan berkualitas, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan komunitas, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan masyarakat dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 11 : Menjadikan kota dan permukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Bandung – Melalui kegiatan koordinasi ini, UPI Kampus Cibiru kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa asing tidak hanya memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring akademik internasional, serta memperkuat reputasi institusi sebagai kampus yang terbuka terhadap kolaborasi global. Kegiatan koordinasi dihadiri oleh jajaran pimpinan UPI Kampus Cibiru serta Kepala Seksi Akademik yang bersama-sama membahas berbagai aspek pengelolaan mahasiswa asing, mulai dari layanan akademik, administrasi, pendampingan selama masa studi, hingga penguatan koordinasi antarunit dalam memberikan pelayanan yang optimal
Koordinasi tersebut juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola layanan akademik dan administrasi. Melalui penyelarasan kebijakan dan pembagian peran yang jelas, setiap unit di lingkungan UPI Kampus Cibiru diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa asing.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh mahasiswa tanpa membedakan asal negara. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) karena memperkuat kerja sama internasional dan mendukung pengembangan jejaring akademik global sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Bandung – Program Studi Pendidikan Multimedia UPI Kampus Cibiru resmi menggelar Pembukaan Seminar Proposal Periode Juni 2026 di Ruang Audio Visual, sebagai langkah strategis dalam mendukung mahasiswa semester VII menyelesaikan tugas akhir secara tepat waktu. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Multimedia, Nurhidayatulloh, S.Pd., M.T.
Program Studi Pendidikan Multimedia berupaya memastikan setiap mahasiswa memiliki arah penelitian yang jelas, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat dan dunia industri kreatif.
pembukaan seminar proposal ini juga menjadi bentuk pendampingan nyata kepada mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi sesuai target. Dukungan yang diberikan program studi diharapkan mampu meningkatkan angka kelulusan tepat waktu, khususnya masa studi 3,5 tahun, sehingga berkontribusi terhadap pencapaian indikator Average Enrollment Efficiency (AEE) sebagai salah satu ukuran efektivitas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi, Program Studi Pendidikan Multimedia berupaya memastikan setiap mahasiswa memiliki arah penelitian yang jelas, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat dan dunia industri kreatif, sehingga memiliki nilai manfaat dan dampak yang jelas.
seminar proposal ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran, penguatan budaya riset, dan percepatan penyelesaian studi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong penelitian yang menghasilkan inovasi di bidang multimedia serta pengembangan teknologi pembelajaran yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Cibiru, Bandung – UPI Kampus Cibiru berhasil merampungkan penyusunan Laporan Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Triwulan II Tahun 2026 melalui kegiatan koordinasi yang diselenggarakan di Aula Gedung E. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan kampus, para Ketua Program Studi (Kaprodi), serta unit-unit terkait sebagai bagian dari upaya memastikan ketercapaian target kinerja institusi secara terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.
Penyusunan laporan capaian IKU merupakan salah satu bentuk komitmen UPI Kampus Cibiru dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan sinergi antarprogram studi dan unsur pimpinan dalam menyelaraskan strategi pencapaian target institusi dengan arah kebijakan Universitas Pendidikan Indonesia.
Evaluasi berbasis indikator kinerja diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat kolaborasi dengan mitra, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi pembangunan pendidikan.
kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem penjaminan mutu dan peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penerapan tata kelola institusi yang transparan, akuntabel, efektif, dan berbasis evaluasi kinerja.
Melalui kolaborasi ini, UPI Kampus Cibiru memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam bidang pendidikan
Kehadiran delegasi dari Universiti Sains Malaysia yang dipimpin oleh Prof. Madya Dr. Noor Asniza Ishak bersama tujuh mahasiswa USM memberikan kesempatan bagi sivitas akademika UPI Kampus Cibiru untuk memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi komunikasi lintas budaya, serta memperkuat jejaring akademik dan profesional.
Dampak positif dari kegiatan ini menjadi kontribusi nyata UPI Kampus Cibiru dalam mewujudkan kampus yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global. Kolaborasi internasional seperti ini mampu meningkatkan eksposur institusi di tingkat internasional, memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, serta membuka peluang pengembangan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas.
kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses terhadap pengalaman belajar internasional, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antarperguruan tinggi lintas negara, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui pengembangan kesempatan belajar yang inklusif dan kolaboratif bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Halaman 1 dari 22