Accessibility Tools
Ringkasa plicy brief ini memuat pertimbangan-pertimbangan strategis untuk pihak terkait dalam mengembangkan kampus daerah sesuai dengan statuta atau regulasi, tantangan akademik, serta dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangan itu memuat ciri khas atau keunikan yang menjadi keunggulan setiap kampus daerah. Termasuk akomodasi potensi ekonomi atau kearifan lokal masyarakat untuk simpul inovasi regional (regional innovation hub). Pengembangan itu disertai penguatan otonomi akademik secara kelembahaan dan kesetaraan pimpinan, agar lebih fleksibel dalam mengatasi kompleksitas tantangan di daerah yang berbeda dengan kampus pusat. Terlebih pengelola kampus daerah lebih memahami kondisi geografis, masalah masyarakat dan potensi internal seperti unit kerja, lalu eksternal yaitu daerah atau masyarakat di sekitar kampus. Finalisasi Policy brief ini didasarkan pada tiga hal substansial, pertama, regulasi yaitu Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2014 tentang Statuta UPI dan Peraturan MWA No. 03/PER/MWA UPI Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan Statuta UPI. Kedua, sosiologis berfokus pada realitas diskriminasi akibat diksi “kampus daerah” yang menimbulkan stigma, dominasi, dan inferioritas. Ketiga, akademik berkaitan dengan timpangnya tuntutan akademik dengan kondisi nyata kampus daerah. Keempat dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk visi adaptasi dan fleksibilitas kampus daerah dalam mengembangkan potensi internal dan eksternal untuk simpul inovasi regional (regional innovationhub)
Pengembangan UPI kampus daerah secara umum terpusat menjadi fakultas atau sekolah, karena memiliki basis hukum atau regulasi mumpuni, yaitu: 1) Penyelenggara tridharma dan kegiatan lainnya (Pasal 11 PP No. 15 Tahun 2014), 2) Kampus UPI di daerah atau sebutan lainnya, sebagai pelaksana akademik (Pasal 33 PP No. 15 Tahun 2014, 3) Kampus UPI di daerah dipimpin seorang pemimpin dan dibantu oleh satu atau beberapa orang wakil atau sebutan lainnya (Pasal 34 PP No. 15 Tahun 2014), 4) Kampus UPI di Daerah dapat dikembangkan menjadi fakultas atau beberapa fakultas sesuai dengan kebutuhan (Pasal 70 Peraturan MWA No. 3 Tahun 2015).
Bandung, 28 Agustus 2026 - kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, asri, hijau, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pimpinan Kampus UPI Cibiru, dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa baru. Keterlibatan berbagai unsur sivitas akademika menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga lingkungan kampus. Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan dan merapikan berbagai area di lingkungan kampus, sehingga kawasan kampus menjadi lebih tertata dan nyaman, Selain kerja bakti, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di sejumlah area lingkungan Kampus UPI Cibiru. Penanaman pohon diharapkan dapat memperkuat penghijauan kampus, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menciptakan kawasan yang lebih teduh dan asri. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk edukasi bagi mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak berada di lingkungan perguruan tinggi.
Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI Kampus Cibiru, Eng. Munawir, M.T., menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon merupakan bentuk kebersamaan seluruh warga kampus dalam menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan dan menanam pohon, tetapi juga membangun kepedulian dan rasa memiliki terhadap lingkungan kampus. Kami berharap mahasiswa baru dapat ikut menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan Kampus UPI Cibiru,” ungkap Eng. Munawir.
Dari sisi pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini sejalan dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penciptaan lingkungan yang lebih hijau dan nyaman, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya penghijauan dan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.
SDGs 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDGs 13 : Penanganan Perubahan Iklim
Bandung, 24 Agustus 2026 - Kampus UPI Cibiru menerima kunjungan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi, pembinaan akademik, serta pengembangan lingkungan pendidikan yang mendukung terciptanya kampus berdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor UPI tidak hanya melakukan peninjauan terhadap kondisi Kampus UPI Cibiru, tetapi juga memberikan materi dan pembinaan kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperoleh arahan dan motivasi dalam menjalani kehidupan akademik sekaligus memahami peran mahasiswa dalam mendukung pencapaian visi dan misi UPI.
Pembinaan kepada mahasiswa baru diarahkan untuk membangun sikap akademik, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat untuk aktif dalam proses pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan. Kehadiran pimpinan universitas secara langsung juga menjadi bentuk perhatian terhadap proses adaptasi dan perkembangan mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Selain memberikan pembinaan, Rektor UPI turut melihat dan meninjau kelayakan fasilitas Kampus UPI Cibiru. Peninjauan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas pendidikan, sarana pembelajaran, serta lingkungan kampus dapat mendukung kegiatan akademik dan memberikan pelayanan yang optimal bagi mahasiswa.
Kegiatan tersebut mendukung SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, karena inti kegiatan mencakup pembinaan mahasiswa baru dan memastikan fasilitas kampus mampu mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Banudng, 19 Agustus 2026 - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus mendorong penguatan komunikasi digital melalui kegiatan Workshop Designing Content & Strong Brand Identity for Institutional Social Media. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola media sosial dari berbagai unit dan fakultas di lingkungan UPI sebagai upaya meningkatkan kualitas penyajian informasi serta membangun identitas institusi yang kuat di ruang digital.
Dalam kegiatan tersebut, dua pengelola media sosial UPI Kampus Cibiru, yaitu Moch Farhan Khaikal dari Humas dan Senia Damayanti selaku Pengelola Media Sosial, turut berpartisipasi dalam workshop yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung Gazali Soerianatasoedjana (PPG-UPI). Keikutsertaan keduanya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dalam merancang konten yang informatif, kreatif, dan sesuai dengan identitas institusi.
Workshop dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai unit dan fakultas di lingkungan UPI dengan menghadirkan Zahra M. Mulyanisa selaku Creative Project Manager sebagai pembicara. Materi kegiatan berfokus pada pengembangan konten serta penguatan brand identity untuk mendukung komunikasi institusi melalui media sosial.
Kegiatan ini mendukung semangat UPI Berdampak melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam komunikasi digital. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan kompetensi dan keterampilan pengelola komunikasi institusi secara berkelanjutan.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Bandung, 19 Agustus 2026 - UPI Kampus Cibiru melaksanakan kegiatan Pengawasan Kearsipan selama dua hari, pada 18–19 Agustus 2026, bertempat di Cawalaloka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat tata kelola arsip yang tertib, efektif, dan akuntabel sebagai pendukung penyelenggaraan administrasi dan layanan akademik.
Kegiatan pengawasan dihadiri oleh unit kerja (UK) dan unit pelaksana (UP) di lingkungan UPI Kampus Cibiru, serta jajaran pimpinan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan arsip sesuai ketentuan sekaligus mendorong setiap unit untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan.
Melalui kegiatan ini, UPI Kampus Cibiru mendorong terciptanya budaya tertib arsip yang mendukung kemudahan pencarian, keamanan, pemeliharaan, dan akuntabilitas informasi. Pengelolaan arsip yang baik juga menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.
Kegiatan pengawasan kearsipan turut mendukung semangat UPI Berdampak melalui penguatan tata kelola administrasi yang dapat memberikan dampak positif terhadap efektivitas layanan dan kinerja organisasi. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kelembagaan yang efektif, akuntabel, dan transparan.
SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Halaman 3 dari 25