Accessibility Tools
Jum’at 20 Februari 2026
Perbaikan sarana dan fasilitas Asrama Putri Kampus Universitas Pendidikan Indonesia di Cibiru merupakan langkah nyata yang selaras dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang diinisiasi oleh United Nations. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pemeliharaan fisik bangunan, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena lingkungan hunian yang layak dan kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mahasiswa. Kenyamanan ruang tinggal, ketersediaan fasilitas sanitasi yang baik, serta jaminan keamanan akan membantu mahasiswa lebih fokus dalam menjalankan aktivitas akademik. Dengan demikian, peningkatan kualitas asrama merupakan bagian integral dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.
Di sisi lain, inisiatif ini juga sejalan dengan SDG 11: Menjadikan Kota dan Permukiman Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan. Perawatan dan pembenahan fasilitas asrama mencerminkan komitmen institusi dalam menyediakan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi penghuninya. Lingkungan tempat tinggal yang terawat tidak hanya meningkatkan kualitas hidup mahasiswa, tetapi juga memperkuat aspek keberlanjutan melalui pemeliharaan rutin dan respons cepat terhadap kerusakan fasilitas.
Melalui perbaikan yang terstruktur dan responsif, Kampus UPI Cibiru menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan bukan hanya soal akademik, melainkan juga menciptakan ruang hidup yang mendukung pembelajaran dan kesejahteraan. Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan berkualitas berjalan seiring dengan penciptaan lingkungan hunian yang aman dan berkelanjutan.
SDGs 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 11 : Menjadikan kota dan permukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan
Kami, 19 Februari 2026
Pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan (P3K) bagi mahasiswa Program Studi PGSD S1 merupakan wujud konkret dukungan terhadap pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidik sebagai kunci sistem pendidikan yang unggul. Melalui penerjunan mahasiswa ke SD Labschool dan SDN 029 Cilengkrang, proses pendidikan tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi diperkuat dengan pengalaman praktik nyata di ruang kelas.
Pembekalan intensif yang diberikan oleh dosen pembimbing menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan akademik, mental, dan profesional mahasiswa sebelum terjun ke sekolah mitra. Penekanan pada etika profesi, pengelolaan kelas, serta strategi evaluasi pembelajaran sejalan dengan semangat SDG 4 yang mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik agar mampu memberikan pembelajaran yang efektif, inklusif, dan berorientasi pada hasil belajar peserta didik.
Program ini juga mencerminkan upaya sistematis dalam membangun calon guru yang adaptif dan kompeten menghadapi dinamika dunia pendidikan. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra memperkuat ekosistem pendidikan yang saling mendukung, sehingga praktik lapangan menjadi ruang pembelajaran profesional yang bermakna. Dengan demikian, P3K tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga kontribusi nyata dalam mencetak pendidik berkualitas sebagai fondasi terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam SDG 4.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Kamis, 19 Februari 2026
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional berbasis Virtual Reality (VR) yang dilaksanakan tim dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Sanggar Bimbingan PERMAI, Penang, tidak hanya menjadi inovasi pembelajaran, tetapi juga merepresentasikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan oleh United Nations.
Program ini secara langsung mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi mutakhir bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pemanfaatan Virtual Reality membuka ruang belajar yang lebih imersif, interaktif, dan kontekstual, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman edukatif yang setara dengan perkembangan pendidikan global. Inisiatif ini memperluas akses terhadap metode pembelajaran inovatif serta memperkuat literasi digital sebagai kompetensi penting di era transformasi teknologi.
Di sisi lain, kegiatan ini juga selaras dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Anak-anak PMI yang berada di luar negeri sering menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan berkualitas. Kehadiran program berbasis teknologi dari UPI menjadi jembatan untuk mengurangi kesenjangan pendidikan antara anak-anak Indonesia di dalam dan luar negeri. Dengan menghadirkan teknologi pembelajaran yang setara, kegiatan ini membantu memastikan bahwa latar belakang sosial dan geografis tidak menjadi penghalang untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.
Lebih lanjut, kolaborasi antara UPI Bandung, UPI Cibiru, serta pengelola Sanggar Bimbingan PERMAI mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi lintas institusi dan lintas negara ini menunjukkan bahwa pencapaian pendidikan berkualitas memerlukan kerja sama yang kuat, saling mendukung, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, transfer pengetahuan, inovasi teknologi, serta praktik pembelajaran dapat diperluas secara inklusif.
Dengan demikian, program PKM berbasis VR di Penang tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi juga wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan inklusif, mengurangi kesenjangan, dan membangun kemitraan global demi masa depan generasi Indonesia yang lebih berdaya saing.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDGs 10 : Berkurangnya Kesenjangan
Rabu, 18 Februari 2026
Pelaksanaan kegiatan pemetaan penugasan bagi siswi PKL dari Mekar Arum di Perpustakaan Kampus Universitas Pendidikan Indonesia di Cibiru tidak hanya menjadi bagian dari optimalisasi program praktik kerja, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui arahan langsung dari pembimbing lapangan serta pendampingan petugas perpustakaan, peserta memperoleh pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori di bangku sekolah dengan praktik profesional di lingkungan kerja sesungguhnya.
Pembekalan mengenai etika kerja, kedisiplinan, serta pemahaman teknis sistem layanan perpustakaan menjadi bentuk penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pendekatan ini sejalan dengan semangat SDGs 4 yang mendorong peningkatan keterampilan teknis dan vokasional bagi generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Proses pendampingan yang terstruktur juga menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif, sehingga peserta dapat berkembang tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga karakter dan tanggung jawab profesional.
Sinergi antara pembimbing lapangan dan petugas perpustakaan menunjukkan bahwa kolaborasi antar unsur pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran berbasis pengalaman. Dengan pemetaan tugas yang sistematis dan pendampingan yang berkelanjutan, Program PKL di Kampus UPI Cibiru menjadi wujud implementasi pendidikan berkualitas yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik sebagaimana diamanatkan dalam SDGs 4.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Rabu, 04 Februari 2026
Kegiatan penerimaan dua mahasiswi SMA Mekar Arum untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia di Cibiru merupakan wujud nyata kontribusi institusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja secara langsung di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui keterlibatan dalam pengelolaan administrasi dan kearsipan, peserta PKL memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan teknis sekaligus memahami budaya kerja profesional. Proses pembimbingan yang dilakukan oleh tenaga kependidikan turut membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan etika kerja, yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Sinergi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi dalam program ini mencerminkan kolaborasi pendidikan yang berkelanjutan. Dengan menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman nyata, Kampus UPI Cibiru berperan aktif dalam mendukung sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkualitas, sebagaimana diamanatkan dalam tujuan SDGs 4.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Halaman 10 dari 25