Accessibility Tools
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mendukung modernisasi pemerintahan berbasis teknologi. Lewat program Pelatihan Pemanfaatan Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI), UPI turut mendampingi proses adopsi teknologi mutakhir ini guna mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi, meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta memperbaiki kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.
Keterlibatan UPI Kampus Cibiru dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal penyebaran ilmu pengetahuan terkini. Tim akademisi dan pakar UPI menyusun materi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan daerah masa kini, tidak sekadar menyampaikan teori tetapi juga membimbing peserta secara praktis dalam menerapkan Agentic AI ke dalam pekerjaan birokrasi sehari-hari.
Kontribusi UPI Kampus Cibiru ini berdampak pada meningkatnya pemahaman digital dan kemampuan teknis para pegawai pemerintah Kabupaten Indramayu. Melalui kemitraan ini, UPI memposisikan dirinya sebagai mitra pembangunan daerah yang mendorong efisiensi pemerintahan secara berkelanjutan, sehingga penerapan teknologi kecerdasan buatan dapat berjalan secara bijaksana, terarah, dan berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat Indramayu.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu 11–12 Agustus 2025, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), H. Suwenda, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya penerapan teknologi terbaru demi mempercepat kinerja birokrasi. Sambutan juga disampaikan oleh Direktur Kampus UPI Cibiru, Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu, serta Wakil Direktur Bidang Sumber Daya dan Kemitraan. Turut hadir pula Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, ST, MM, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini sebagai langkah maju dalam pengembangan SDM ASN.
Pelatihan ini diikuti oleh 70 peserta perwakilan perangkat daerah Kabupaten Indramayu yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Selama dua hari, mereka menerima pemaparan materi secara mendalam sekaligus praktik langsung dari lima narasumber:
Materi pelatihan berfokus pada pengenalan Agentic AI, yaitu teknologi kecerdasan buatan yang dapat bekerja secara mandiri untuk menjalankan tugas-tugas birokrasi dengan cara yang analitis dan akurat.
Program ini sejalan dengan semangat birokrasi "berdampak", di mana peningkatan kapasitas ASN diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori saja, melainkan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Penerapan Agentic AI ditujukan untuk menyederhanakan proses birokrasi yang rumit, mempercepat pengolahan data layanan publik, serta menangani pengaduan masyarakat secara langsung dan cepat. Tujuan akhirnya adalah terciptanya pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Indramayu.
Kegiatan ini juga sejalan dengan sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan efisiensi sektor publik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital terbaru, dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah yang transparan dan akuntabel. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah ini juga menegaskan komitmen terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom, SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur