Accessibility Tools

  • Ultraman
  • SDGs

Dosen UPI Cibiru Bekali Guru PAUD Cileunyi dengan Metode Deep Learning untuk Pengembangan Moral dan Sosial Anak

BANDUNG, 28 November 2025 – Tim Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Daerah Cibiru sukses menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sangat inovatif di lingkungan kampus. Pelatihan bertajuk "Metode Pembelajaran Moral dan Sosial Anak Usia Dini: Pelatihan Guru PAUD Berbasis Pendekatan Deep Learning dan Aksi Nyata" ini dilaksanakan pada hari Jumat, 28 November 2025, dan diikuti oleh puluhan guru PAUD dari berbagai lembaga di wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi, dipimpin oleh tim dosen ahli yang terdiri dari Dr. Hj. Tuti Istianti, M.Pd., Dr. Arif Hidayat, S.Pd.I., M.Pd.I., Moh. Helmi Ismail, S.Sn., dan Kuswanto, M.Pd. Pelatihan ini bertujuan utama untuk memperkuat kompetensi pedagogik guru PAUD dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan kompleks perkembangan moral serta sosial anak usia dini di era modern.

Dalam sesi materi, narasumber memperkenalkan konsep deep learning dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendekatan ini mengajak guru untuk beralih dari pembelajaran yang menekankan hafalan semata menuju pemaknaan yang lebih utuh dan integratif. Guru diajak memahami cara membangun proses belajar yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai moral—seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab—dengan interaksi sosial yang sehat.

"Penting bagi kita untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendorong anak tidak hanya hafal, tetapi juga mampu berpikir kritis, mengenali perasaan, dan memiliki kemampuan untuk bekerjasama dengan teman. Deep learning memungkinkan transfer nilai karakter terjadi secara holistik," jelas salah satu narasumber.

Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada penyampaian materi teoretis. Sesi praktik dan aksi nyata menjadi tulang punggung kegiatan ini. Guru-guru secara aktif diajak untuk merancang model-model pembelajaran yang aplikatif, meliputi:

·       Permainan Edukatif: Desain permainan yang menanamkan nilai moral secara langsung.

·       Simulasi Kelas: Praktik penerapan strategi deep learning dalam skenario kelas sehari-hari.

·       Kegiatan Berbasis Proyek: Proyek-proyek yang membutuhkan kolaborasi dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.

Pendekatan ini menjamin bahwa guru-guru dapat secara langsung mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh ke dalam rutinitas pembelajaran PAUD, sehingga dampak positifnya dapat segera dirasakan oleh peserta didik.

Kegiatan ini disambut antusias dan mendapatkan respons positif yang luar biasa dari puluhan guru peserta. Mereka merasa sangat terbantu dengan pengetahuan dan keterampilan baru yang sangat relevan dengan tuntutan perkembangan anak saat ini. Para guru mengungkapkan bahwa pelatihan dengan strategi pembelajaran yang lebih mendalam ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi dinamika perilaku anak sekaligus menanamkan karakter positif sejak usia dini.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, UPI Kampus Cibiru berharap guru PAUD di Kecamatan Cileunyi dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terwujudnya generasi berkarakter kuat, berempati tinggi, dan memiliki keterampilan sosial yang memadai. Program ini bukan hanya memperkaya kompetensi pendidik, tetapi juga merupakan langkah nyata dan terstruktur dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bandung.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki keterkaitan erat dengan komitmen global terhadap pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas/ Quality Education dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan/Partnerships for the Goals). (Tim PkM. PGPAUD .28/11/2025)

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

  • Dilihat: 124
  • Ultraman
  • SDGs

Mimbar Aspirasi Mahasiswa UPI Cibiru, 5 Prodi Sampaikan Gagasan untuk Peningkatan Layanan Kampus

UPI Cibiru, 26 November 2025 — UPI Kampus Cibiru menggelar Mimbar Aspirasi Mahasiswa yang diikuti oleh lima program studi, yakni PGSD, PGPAUD, Pendidikan Multimedia, Teknik Komputer, dan Rekayasa Perangkat Lunak. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan pimpinan kampus untuk membahas kebutuhan, evaluasi, serta berbagai usulan perbaikan layanan akademik dan non-akademik.

Maksud kegiatan adalah menyediakan wadah resmi bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, terbuka, dan terarah.

Tujuan kegiatan meliputi penguatan komunikasi dua arah, pengumpulan masukan konstruktif dari mahasiswa, serta mendorong lahirnya solusi bersama demi peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, kampus menaruh harapan agar setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara bertahap, memperkuat rasa memiliki mahasiswa terhadap kampus, serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif, responsif, dan kolaboratif.

Kegiatan Mimbar Aspirasi ini turut mendukung capaian SDGs poin 4 (Quality Education) dan SDGs poin 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) karena mendorong partisipasi, transparansi, dan tata kelola pendidikan yang berkeadilan.(Cbr. 27/11/2025

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh

  • Dilihat: 154
  • Ultraman
  • SDGs

UPI Cibiru Sabet Tiga Emas di USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025

Pulau Pinang, Malaysia – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Daerah Cibiru kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional pada ajang USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025. Dalam kompetisi yang berlangsung ketat pada tanggal 21 hingga 23 November 2025 di Setia Spice Arena, Pulau Pinang, Malaysia, para inovator dari UPI Cibiru berhasil menunjukkan dominasi Indonesia dengan meraih total tiga medali emas, dua medali perak, dua medali perunggu, dan satu gelar Runner Up.

Kompetisi bergengsi ini mempertemukan peneliti, profesional olahraga, pelatih, dan pakar industri dari berbagai negara untuk beradu gagasan. Dengan mengusung tema “Empowering Innovation, Performance, and Health Through Sports Science, Engineering, and Technology,” acara ini menjadi platform strategis untuk memamerkan inovasi yang berpotensi merevolusi dunia olahraga dan kesehatan.

Dominasi Kategori Profesional

Kontingen UPI Cibiru dari Kategori Profesional, yang terdiri dari dosen dan peneliti, berhasil meraih hasil luar biasa dengan menyapu bersih medali emas:

Di tengah ketatnya persaingan dari berbagai negara, UPI Cibiru menunjukkan dominasi yang meyakinkan pada Kategori Profesional:

Ø  Medali Emas (3): Diraih oleh Tim Dr. Rendi Restiana Sukardi, M.Pd., Tim Syifa Nailul Muna A., M.Pd., serta Tim Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd.

Ø  Medali Perak (2): Diraih oleh Tim Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd. dan Tim Mirawati, M.Pd.

Ø  Medali Perunggu (1): Diraih oleh Tim Dr. Tita Mulyati, M.Pd.

Capaian ini memperkuat citra UPI Cibiru sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam riset terapan, khususnya pada bidang ilmu keolahragaan, sains, dan teknologi.

Prestasi di Jenjang Postgraduate dan Undergraduate

Generasi penerus inovator UPI Cibiru juga tampil menonjol, meraih penghargaan di jenjang Pascasarjana dan Sarjana diantaranya : 1. Medali Perak diraih oleh Rini Apriyani, S.Pd. dan Aulia Ihza, S.Pd. (Postgraduate), 2. Medali Perunggu diraih oleh Rania, S.Pd. (Postgraduate), dan 3. Runner Up diraih oleh Siti Hawa (Undergraduate).

Penguatan Jejaring dan Potensi Global

Direktur Kampus UPI di Cibiru, Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih.

"Keberhasilan ini adalah refleksi dari komitmen kami terhadap kualitas pendidikan dan riset yang selaras dengan perkembangan teknologi global. Di tengah persaingan yang sangat ketat, medali-medali ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga validasi bahwa inovasi dari UPI Cibiru memiliki standar internasional. Ini juga menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring kolaborasi kami di Asia Tenggara," ujar Prof. Karim.

Capaian di USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025 ini secara meyakinkan menegaskan bahwa UPI Cibiru adalah kekuatan utama dalam inovasi di bidang olahraga, sains, dan teknologi, serta menampilkan potensi unggul pendidik dan peneliti Indonesia kepada masyarakat global.

Relevansi dengan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Prestasi yang diraih dalam kompetisi inovasi ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs):

SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (Good Health and Well-being): Inovasi di bidang olahraga dan kesehatan yang dikembangkan oleh tim UPI Cibiru bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, performa atlet, dan mempromosikan gaya hidup sehat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education): Keberhasilan ini mencerminkan kualitas pendidikan dan penelitian yang unggul di lingkungan UPI, yang berhasil menghasilkan inovator berdaya saing global. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure): Penghargaan ini menjadi indikator kemampuan institusi dalam menghasilkan riset dan inovasi yang aplikatif dan diakui secara internasional. (Cbr, 27/11/2025).

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 204
  • Ultraman
  • SDGs

Closing Counseling Academy: Presentation Lesson Learned during the Counseling with We Hear It

Bandung, 14 November 2025 – seluruh anggota Pusat Layanan Dukungan Kesejahteraan Mahasiswa (We Hear It) melakukan penutupan konseling akademi yang dihadiri oleh Ibu Yeni Yuniarti, M.Pd. selaku ketua We Hear It, Ibu Triana Lestari S.Psi., M.Pd. selaku sekretaris We Hear It dan Ibu Ririn Despriliani, S.Pd., M.Si. selaku pengawas We Hear It. yang berlokasi di Ruang Cawala Loka, Lantai 2, Gedung A, Kampus UPI Cibiru. Dalam kegiatan penutupan Counseling Academy bertujuan sebagai penentuan dan penetapan anggota We Hear It untuk satu periode ke depan. Di dalam rangkaian ini, yang dihadiri oleh lima orang anggota We Hear It yakni, Naufal Latifah, Putri Khairunnisa, Keyla Zahra, Aisykha Anindya dan Finfi Fazahro.

 

Setiap anggota We Hear It telah mempersiapkan bahan tayangnya masing-masing berupa lesson learned dari setiap rangkaian Counseling Academy. Seluruh anggota memaparkan pelajaran yang bisa diambil selama mengikuti rangkaian coaching. Selain itu, para anggota We Hear It juga memaparkan kontribusinya selama masa coaching dengan We Hear It yang menghadirkan para pemateri yang luar biasa. Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para pimpinan We Hear It yang hadir mengenai komitmen dan juga insight yang didapatkan selama melakukan konseling akademi.

 

Materi dalam kegiatan Counseling Academy diantaranya mengenai well-bei,, advocacy, leadership, helping relationship dan masih banyak lagi materi-materi yang menunjang para anggota yang nantinya akan menunjang pemahaman para anggota ketika terjun ke lapangan.

 

Meskipun kegiatan ini merupakan sebuah kegiatan penutupan sekaligus penetapan anggota We Hear It namun, dengan adanya closing counseling academy ini justru menjadi awal dari perjuangan We Hear It untuk kedepannya. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, memberikan insight baru kepada semuanya khususnya para anggota We Hear It yang nantinya akan berhubungan langsung dan terjun di lapangan. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian materi mengenai etika konseling, teknik-teknik konseling dan juga mengenai pohon kehidupan.

 

Di dalam teori pohon ini membahas mengenai fase-fase yang akan dihadapi atau bahkan sedang dihadapi oleh para mahasiswa sesuai dengan usianya yang menginjak fase dewasa. Melalui bahasan teori inilah yang nantinya, akan menjadi bekal para anggota untuk dapat setidaknya mengatasi permasalahan yang sedang atau akan terjadi.

 

Demikianlah, laporan dari rangkaian kegiatan Closing Counseling Academy yang telah dilaksanakan pada Jum'at, 14 November 2025.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas

  • Dilihat: 148
  • Ultraman
  • SDGs

UPI Cibiru Mengukir Kemenangan di Panggung Inovasi Global: USM-AUSC International Sports Innovation Challenge 2025 di Pulau Pinang, Malaysia.

 

Di panggung inovasi olahraga, sains, dan teknologi tingkat internasional,  UPI Cibiru kembali menegaskan kilau keunggulannya yang sulit disaingi. Pada ajang prestisius USM–AUSC International Sports Innovation Challenge 2025 di Pulau Pinang, para inovator UPI Cibiru berhasil mengharumkan nama bangsa dengan membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu, memperkukuh reputasinya sebagai pusat inovasi yang bersinar terang di aras global.

 

Kompetisi bergengsi yang digelar di Setia Spice Arena ini mempertemukan para inovator muda, peneliti, profesional olahraga, pelatih, dan pakar industri dari berbagai negara. Dengan mengusung tema “Empowering Innovation, Performance, and Health Through Sports Science, Engineering, and Technology”, acara ini menjadi ruang strategis bagi lahirnya gagasan-gagasan visioner yang memiliki dampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia olahraga.

Pada Kategori Profesional,  UPI Cibiru tampil dengan dominasi yang meyakinkan:

Medali Emas diraih oleh Tim Dr. Rendi Restiana Sukardi, M.Pd., Tim Syifa Nailul Muna A., M.Pd., serta Tim Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd.

Medali Perak diraih oleh Tim Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd. dan Mirawati, M.Pd.

Medali Perunggu diraih oleh Tim Dr. Tita Mulyati, M.Pd.

Pada Kategori Postgraduate, prestasi kembali terpancar dengan kuat:

Medali Perak diraih oleh Rini Apriyani, S.Pd. dan Aulia Ihza, S.Pd.

Medali Perunggu diraih oleh Rania, S.Pd.

Sementara itu, pada Kategori Undergraduate, Siti Hawa berhasil meraih 1st Runner Up, mempertegas bangkitnya generasi inovator muda UPI Cibiru yang siap bersaing di panggung dunia.

Di tengah ketatnya persaingan dalam empat kategori utama, capaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti kuat bahwa UPI Cibiru berdiri kokoh sebagai kekuatan utama dalam inovasi olahraga, sains, dan teknologi, memperluas jejaring kolaborasi internasional serta menampilkan potensi unggul pendidik dan peneliti Indonesia kepada masyarakat global.

UPI Cibiru—melangkah pasti, menoreh kejayaan di pentas dunia.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas

  • Dilihat: 123

Halaman 15 dari 22