Accessibility Tools

  • Ultraman
  • SDGs

Penyelesaian Renovasi Sarana Ruang Kelas yang Mengalami Kerusakan, Upaya Pemulihan Sarana Pendidikan

Selasa, 30 Desember 2025

Kegiatan penyelesaian pekerjaan renovasi ruang kelas yang roboh telah dilaksanakan sebagai upaya pemulihan sarana dan prasarana pendidikan agar dapat kembali digunakan secara aman dan layak. Renovasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi ruang kelas yang berada di Gedung baru UPI Kampus Cibiru, Lt 5  mengalami kerusakan hingga roboh, sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Pekerjaan renovasi meliputi perbaikan dan pembangunan kembali struktur bangunan ruang kelas, mulai dari atap, hingga penyempurnaan bagian interior dan eksterior. Seluruh proses pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan standar teknis bangunan dan memperhatikan aspek keselamatan, kekuatan, serta kenyamanan ruang kelas.

Dengan selesainya pekerjaan renovasi tersebut, ruang kelas kini telah kembali berfungsi dan siap digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik dan tenaga pendidik, sekaligus mendukung kelancaran proses pendidikan secara optimal.

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 151
  • Ultraman
  • SDGs

Kegiatan Pengecekan Arsip dalam Rangka Usulan Pemusnahan Arsip

Senin, 29 Desember 2025

Kegiatan pengecekan arsip dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan penting dalam proses usulan pemusnahan arsip, khususnya terhadap arsip yang telah melewati masa retensi dan dinilai tidak lagi memiliki nilai guna administratif, hukum, maupun informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa arsip yang akan diusulkan untuk dimusnahkan benar-benar telah memenuhi ketentuan sesuai dengan peraturan dan pedoman kearsipan yang berlaku.

Pelaksanaan kegiatan pengecekan arsip dilakukan di ruang arsip sebagai lokasi penyimpanan arsip inaktif. Kegiatan ini dikerjakan oleh dua pegawai, yaitu Mamat Rahmat selaku staf arsiparis yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan penilaian arsip, serta Senia Damayanti yang membantu pelaksanaan kegiatan dari staf Unit Layanan Terpadu (ULT). Keduanya bekerja secara koordinatif untuk menjamin proses pengecekan berjalan dengan tertib dan sistematis.

Proses pengecekan dilakukan dengan cara meneliti arsip secara fisik serta mencocokkannya dengan daftar arsip yang tersedia. Setiap arsip diperiksa dari segi kelengkapan berkas, kondisi fisik, klasifikasi, serta kesesuaian masa retensi arsip. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap kemungkinan adanya arsip yang masih memiliki nilai guna atau keterkaitan dengan kepentingan lain, sehingga tidak termasuk dalam kategori arsip yang dapat dimusnahkan.

SDGs 16 : Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh

  • Dilihat: 172
  • Ultraman
  • SDGs

Sidang Skripsi: Pengujian Hasil Penelitian dan Proyek Multimedia

Kegiatan sidang skripsi dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi akademik mahasiswa Program Studi Multimedia. Kegiatan ini dilakukan di ruang dosen, sebagai lokasi yang representatif untuk presentasi dan pengujian skripsi. Sidang ini diikuti oleh tiga mahasiswa yang telah menyelesaikan penyusunan skripsi dan proyek multimedia mereka.

Sidang skripsi dilakukan dengan cara mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian atau proyek multimedia di depan dosen pembimbing dan penguji. Selanjutnya, mahasiswa menjawab pertanyaan, klarifikasi, dan masukan dari penguji untuk mengukur pemahaman, kemampuan analisis, serta keterampilan praktis mereka dalam bidang multimedia.

Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kompetensi akademik dan profesional mahasiswa, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempertahankan hasil penelitian dan proyek kreatif mereka sebelum menyelesaikan studi. Dengan terselenggaranya sidang ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman formal dalam memaparkan karya ilmiah, memperkuat kemampuan komunikasi, dan meningkatkan kualitas pendidikan di Program Studi Multimedia.

 

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas

  • Dilihat: 195
  • Ultraman
  • SDGs

Tinjauan Manajemen Mutu Tahun 2025: Langkah Strategis Menuju Peningkatan Kinerja

Selasa, 23 Desember 2025

Tinjauan Manajemen Mutu Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam mengevaluasi capaian kinerja sekaligus merumuskan langkah strategis berkelanjutan. Kegiatan ini berfokus pada penilaian efektivitas sistem manajemen mutu, pencapaian indikator kinerja utama, serta identifikasi peluang perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan layanan dan produktivitas organisasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung E lantai 1 dan dipimpin langsung oleh para pimpinan Kampus UPI Cibiru, dengan melibatkan partisipasi aktif tenaga kependidikan dan dosen sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan mutu institusi secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Triana Lestari, S.Psi., M.Pd menyampaikan paparan komprehensif mengenai capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Paparan tersebut meliputi implementasi kebijakan mutu, pencapaian target kinerja, hasil audit internal, serta tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan. Selain itu, disampaikan pula berbagai tantangan yang dihadapi selama tahun berjalan beserta strategi yang diterapkan guna memastikan peningkatan mutu yang konsisten.

Selanjutnya, tim SKM yang terdiri dari Ayu Hopiani, M.Pd dan Mega Laeni, S.Pd., M.Si memaparkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025 yang menyoroti tingkat kepuasan pengguna layanan, aspek layanan dengan nilai tertinggi, serta area yang masih memerlukan peningkatan. Hasil SKM ini menjadi landasan penting dalam penyusunan rencana tindak lanjut dan pengambilan keputusan strategis ke depan. Melalui pelaksanaan Tinjauan Manajemen Mutu Tahun 2025, Kampus UPI Cibiru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja institusi melalui penguatan sistem manajemen mutu, kolaborasi seluruh sivitas akademika, serta penerapan perbaikan berkelanjutan demi terwujudnya layanan pendidikan yang unggul dan berdaya saingBagian Atas Formulir

SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 152
  • Ultraman
  • SDGs

Sosialisasi SOTK 2026: Membangun Sinergi untuk Optimalisasi Peran dan Fungsi Organisasi yang Lebih Efektif

Selasa, 23 Desember 2025

Sosialisasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Tahun 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi agar selaras dengan dinamika kebutuhan dan tantangan ke depan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai penyesuaian struktur, pembagian peran, serta alur koordinasi yang lebih efektif dan efisien. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan setiap unit kerja mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal serta saling mendukung dalam pencapaian tujuan organisasi.

Melalui sosialisasi ini, organisasi menegaskan komitmen untuk membangun sinergi lintas unit, mengurangi tumpang tindih kewenangan, dan memperjelas rantai komando serta mekanisme kerja. Penataan SOTK 2026 dirancang untuk mendorong kolaborasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kualitas layanan maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Setiap perubahan disusun berdasarkan prinsip akuntabilitas, profesionalisme, dan adaptabilitas terhadap perkembangan lingkungan strategis.

Dengan terlaksananya Sosialisasi SOTK 2026, diharapkan seluruh elemen organisasi memiliki persepsi dan arah yang sama dalam mengimplementasikan struktur baru. Sinergi yang terbangun akan menjadi fondasi kuat bagi organisasi untuk bekerja lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.

SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

  • Dilihat: 208

Halaman 15 dari 25