Accessibility Tools

  • Ultraman
  • SDGs

Makan Siang Sehat di Zona Green Matrik: UPI Cibiru Merajut Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan, dalam Mewujudkan SDGS 11 Kota dan Komunitas Berkelanjutan, 12 Konsumsi dan Produksi

Jum’at, 07 November 2025

Makan siang bersama ini diadakan di area Green Matrik yang rindang dan asah, menciptakan suasana yang nyaman dan santai bagi para peserta. Dengan hidangan yang sehat dan lezat, para civitas akademika dapat menikmati waktu bersama sambil berbagi cerita dan pengalaman.

Setelah makan siang, para civitas akademika berkumpul di panggung di Teater Terbuka Kampus UPI Cibiru untuk menggelar foto both bersama. Foto both ini menjadi kenangan yang indah bagi para civitas akademika UPI Cibiru dan juga sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian lingkungan.

Dalam acara ini, para civitas akademika juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan ide tentang bagaimana meningkatkan kepedulian lingkungan di lingkungan kampus. "Kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, serta mempererat kebersamaan di kalangan civitas akademika UPI Cibiru," kata Prof.Dr.H. Karim Suryadi,M.SI,, Direktur Kampus UPI Cibiru.

Dengan kegiatan ini, UPI Cibiru ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang aksi nyata dan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Selamat Dies Natalis UPI ke-71!.

SDGs 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDGs 12 : Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

  • Dilihat: 178
  • Ultraman
  • SDGs

"Akuaponik Drum: Sinergi Budidaya Ikan dan Tanaman untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa"

Tim pengabdian kepada masyarakat desa binaan PGSD Kampus UPI di Cibiru yang dipimpin oleh Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd., M,H. Meluncurkan sebuah inovasi baru yang bernama “Akuaponik Drum” yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan pelatihan kepada warga setempat. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 27 September 2025 di Desa Cigadog, Kabupaten Tasikmalaya yang dihadiri oleh dosen Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd., Setyaningsih Rachmania, M.Pd., Fully Rakhmayanti, M.Pd., S. Nailul Muna Aljamliah, M.Pd., Nurhidayatulloh, M.Pd., Mahasiswa dan masyarakat desa.

Program Akuaponik Drum merupakan metode pertanian yang menggabungkan budidaya ikan lele dan tanaman kangkung dalam satu sistem yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan lahan perairan tanpa harus menggunakan tanah sebagai bahan penanamannya. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian memperkenalkan cara pembuatan akuaponik menggunakan drum atau galon bekas sebagai wadah, sehingga biaya produksi menjadi lebih terjangkau dan dapat digunakan oleh seluruh masyarakat karena menggunakan alat sederhana yang mudah didapat.

Warga Desa Cigadog sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Kepala desa Koko Ucu, A.Md. Mengungkapkan harapannya, "Saya berharap dengan adanya sistem ini, kami bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan bahkan bisa menjual hasil panennya ke pasar".

Inovasi Akuaponik Drum pun sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dab SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan) yang menciptakan peluang usaha baru di bidang pertanian dan juga perikanan dengan hasil akhir mencapai ketahanan pangan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom

  • Dilihat: 262
  • Ultraman
  • SDGs

Dua Tim Mahasiswa UPI Cibiru Raih Juara di Kompetisi Inovasi Bandung Bedas 2025

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat daerah. Dua tim mahasiswa berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada Kompetisi Inovasi Bandung Bedas 2025, yang digelar oleh Bappelitbangda Kabupaten Bandung di Hotel Grand Sunshine, Soreang, pada Selasa (5/11/2025). Tahun ini, kompetisi mengusung tema “From Vision to Action: Be The Next Innovator.”

Ajang ini menjadi wadah bagi inovator muda untuk menyalurkan ide kreatif dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset, teknologi, dan kolaborasi. Dua tim dari UPI Cibiru berhasil tampil unggul melalui karya inovatif yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Inovasi Pendidikan Digital dan Mitigasi Bencana

Tim Cogniverse dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) meraih Juara Pertama lewat karya “Mewujudkan Generasi Bandung Bedas Melalui Upaya Pencegahan Brain Rot Menggunakan Teknologi Inovatif Game-based Assessment.”
Inovasi ini menyoroti fenomena penurunan daya pikir akibat konsumsi konten digital pasif (brain rot). Melalui pendekatan game-based learning, mereka menciptakan sistem asesmen interaktif yang menumbuhkan pembelajaran aktif dan kemampuan berpikir kritis pada siswa.
Tim beranggotakan Anisa Rohmah Hasanah dan Indri Salsabila, dibimbing oleh Triana Lestari, S.Psi., M.Pd.

Sementara itu, Tim Arjuna dari Prodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) meraih Juara Kedua dengan karya “Aplikasi Rambu Petunjuk Bencana dan Edukasi Siaga Bencana Berbasis Game Interaktif untuk Anak.”
Aplikasi ini memperkenalkan konsep kesiapsiagaan bencana sejak dini melalui media permainan edukatif yang menarik dan mudah dipahami anak-anak. Tim beranggotakan Andika Eka Kurnia, Asep Nadhirin, dan Maryam Silva Rahayu, di bawah bimbingan Raditya Muhammad, M.T.

Kolaborasi dan Dampak Nyata

Keberhasilan dua tim UPI Cibiru menunjukkan kuatnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi yang berdampak sosial. Dukungan Bappelitbangda Kabupaten Bandung membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung terhadap solusi masyarakat berbasis riset dan teknologi.

Capaian ini juga menjadi bukti komitmen UPI Cibiru dalam membina mahasiswa kreatif, inovatif, dan solutif melalui bimbingan dosen dan lingkungan akademik yang kolaboratif. UPI terus memperkuat perannya sebagai inkubator inovasi muda, tidak hanya unggul di bidang pendidikan tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

SDGs 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 350
  • Ultraman
  • SDGs

UPI Cibiru Gelar Softskill “Bright Future – Raih Karier Impian dengan Menguasai Green Skills” SDGs: 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)

UPI Cibiru, 6 November 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus di Cibiru menyelenggarakan kegiatan Softskill Series dengan tema “Bright Future: Raih Karier Impian dengan Menguasai Green Skills” bertempat di Aula Kampus UPI di Cibiru. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi angkatan 2022 dan 2023 dari berbagai program studi, sebagai bagian dari upaya kampus dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja berkelanjutan di era hijau (green economy).

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa soft skill dan green skill adalah dua pilar penting bagi mahasiswa untuk menghadapi transformasi dunia kerja masa depan. “Keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dunia kerja kini menuntut tenaga profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga beretika dan berorientasi keberlanjutan,” ujar beliau.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd. selaku Direktur Direktorat BKDIPK UPI, yang menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan nonteknis. Sementara Dr. Eng. Munawir, M.T. (Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu) yang mewakil direktur Kampus UPIdi Cibiru. Menyampaikan bahwa, Kegiatan semacam ini menjadi bentuk nyata komitmen UPI Cibiru dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas dan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Dalam sesi utama, hadir empat narasumber inspiratif:

1.      Dr. Zein Permana, M.Si. – Dosen Psikologi Pendidikan UPI sekaligus Founder Sintesa Wellness Center, yang memaparkan pentingnya keseimbangan antara mindset, etika, dan    nilai-nilai hijau dalam mengembangkan karier.

2.      Eka Jatnika Sundana, ST., MSc. – Kepala Bidang Perekonomian & SDA BAPPEDA Jawa Barat, yang menjelaskan tentang peluang karier di sektor green economy dan bagaimana pemerintah daerah mendorong tumbuhnya industri berkelanjutan.

3.      Yendra Rahmat Pamungkas, MM. – Trainer berlisensi dari Dr. Ary Ginanjar Agustian, yang membahas pentingnya emotional intelligence dan semangat growth mindset dalam mencapai karier impian.

4.      Dr. Yusuf Tri Herlambang, M.Pd. – Dosen UPI Kampus Cibiru, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat dalam membangun budaya kerja ramah lingkungan di kalangan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung interaktif, diselingi dengan sesi tanya jawab, sharing experience, dan mini workshop yang mengajak peserta mengenali potensi diri serta strategi meraih karier masa depan yang beretika dan berkelanjutan. Mahasiswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat narasumber memberikan tips konkret tentang bagaimana mengintegrasikan nilai green skills dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UPI Cibiru tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter tangguh, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesiapan menghadapi tantangan global. Program Softskill Series ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen UPI Cibiru dalam membangun ekosistem kampus yang sehat, produktif, dan berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. (Cbr, 6/11/2025).

SDGs 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom

  • Dilihat: 291
  • Ultraman
  • SDGs

Peningkatan Fasilitas Lapangan Gateball di Kampus UPI Cibiru, Wujudkan Kampus Sehat dan Berkelanjutan SDGs Terkait: 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan)

UPI Cibiru, 3 November 2025 — Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kampus yang sehat, inklusif, serta berkelanjutan. Salah satu langkah nyata yang tengah dilakukan adalah pembangunan dan peningkatan sarana fasilitas lapangan gateball, yang menjadi bagian dari strategi kampus dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung kesejahteraan sivitas akademika.

Kegiatan pembangunan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan lapangan gateball yang representatif, tetapi juga pada peningkatan fasilitas penunjang seperti ruang berkumpul dan area teduh yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk beristirahat serta bersosialisasi setelah berolahraga. Area tersebut juga dirancang multifungsi agar dapat digunakan oleh panitia dan juri ketika kegiatan perlombaan atau turnamen gateball dilaksanakan di lingkungan kampus.

Selain memperkuat fasilitas olahraga, pembangunan ini juga menjadi bagian dari komitmen UPI Cibiru terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui SDG 3, kegiatan ini mendukung terciptanya kehidupan sehat dan kesejahteraan bagi semua warga kampus dengan menyediakan sarana olahraga yang memadai. Melalui SDG 9, pembangunan ini mencerminkan inovasi dalam pengelolaan fasilitas kampus yang ramah pengguna dan berdaya guna. Sedangkan melalui SDG 11, proyek ini memperkuat peran kampus sebagai lingkungan yang berkelanjutan, nyaman, dan mendukung interaksi sosial yang positif.

Dengan adanya peningkatan fasilitas ini, diharapkan mahasiswa dan seluruh sivitas akademika semakin termotivasi untuk berolahraga secara rutin, memperkuat semangat kebersamaan, dan menjadikan UPI Cibiru sebagai kampus yang sehat, berdaya saing, serta berorientasi pada kesejahteraan dan keberlanjutan lingkungan. (Cbr. 3/11/2025)

SDGs 11 : Menjadikan kota dan permukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan, SDGs 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

  • Dilihat: 176

Halaman 17 dari 22