Accessibility Tools

PERPUSTAKAAN SEBAGAI TEMPAT NONGKRONG MAHASISWA SAAT INI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perpustakaan diartikan sebagai koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari, atau dibicarakan. Pada awalnya, perpustakaan bertujuan untuk menumbuhkan rasa kecintaan siswa terhadap budaya membaca.

Seiring dengan perkembangan zaman, perpustakaan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan akses informasi. Perpustakaan tidak lagi hanya menyediakan buku, tetapi mereka juga fasilitas lainnya seerti internet dan ruang baca yang nyaman.

Pemustaka saat ini  tidak lagi harus mengandalkan ketersediaan buku secara fisik untuk menimba ilmu. Contohnya para pemustaka seperti mahasiswa mulai datang ke perpustakaan untuk memnafaatkan fasilitas diperpustakaan seperti wifi dan ruang baca yg nyaman, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk mengerjakan kerja kelompok.

  • Dilihat: 287

LAYANAN REFERENSI PADA ERA INFORMASI DI PERPUSTAKAAN

Pada era informasi dan digital, pustakawan perguruan tinggi bukan hanya sekedar seorang tenaga administrasi yang membantu mahasiswa mencari informasi di perpustakaan melainkan seorang yang menyediakan kebutuhan informasi serta fasilitas layanan dan pembelajaran tanpa dibatasi tempat, waktu dan bentuk.

Di era internet, koleksi referensi seperti itu dapat diakses dengan mudah tanpa upaya yang sulit melalui internet. Karena itu referensi kemudian berkembang menjadi layanan perpustakaan yang menyediakan meja layanan, baik secara fisik maupun virtual di mana pemustaka dapat bertanya kepada pustakawan terkait bantuan pemenuhan kebutuhan informasinya. Beberapa contoh layanan referensi perpustakaan meliputi layanan meja informasi, konsultasi dengan pustakawan, panduan pencarian online, dan layanan email atau telepon. Semua layanan ini bertujuan untuk membantu pengguna memanfaatkan 

  • Dilihat: 291

BEBRAPA JENIS PERPUTAKAAN DI INDONESIA

Perpustakaan merupakan sumber ilmu dan sumber infromasi pengetahuan karena terdapat banyak buku dan koleksi lainnya yang menjadi jendela dunia. Pemustaka  bisa memanfaatkan perpustakaan untuk mencari bahan referensi, belajar, menambah pengetahuan dan banyak manfaat lainnya. Selain perpustakaan di sekolah, ada beberapa jenis perpustakaan lainnya diantaranya: 

  1. Perpustakaan Sekolah: Perpustakaan sekolah adalah jenis perpustakaan yang diperuntukan untuk lembaga pendidikan seperti untuk sekolah dasar (sd), sekolah menengah pertama (smp) dan sekolah menengah atas (sma/k/ma).
  1. Perpustakaan Perguruan Tinggi : Perpustakaan perguruan tinggi diperuntukan untuk perguruan tinggi dan lokasinya pun berada di komplek perguruan tinggi. Dari segi koleksi, tentu saja lebih banyak, beragam dan memenuhi semua cabang ilmu yang ada di perguruan tinggi tersebut. 
  1. Perpustakaan Umum: Perpustakaan umum adalah perpustakaan yang diperuntukan untuk masyarakat umum, tanpa memandang jurusan, pendidikan ataupun usia. Maka tidak heran jika koleksi buku di perpustakaan umum lebih beragam dan lebih lengkap. Koleksi buku semua ada dari yang untuk anak-anak sampai untuk dewasa/orangtua. 
  1. Perpustakaan Keliling: Sesuai dengan namanya, disebut sebagai perpustakaan keliling karena perpustakaan ini sukanya jalan. Jalan dari kota satu ke kota lain. Bentuk perpustakaan keliling umumnya menggunakan mobil yang di dalamnya sudah didesain sedemikian rupa, sehingga bisa menyimpan koleksi buku. 
  1. Perpustakaan Khusus: Pepustakaan khusus yaitu bebrpa perpustakaan yang dimiliki oleh departemen, perusahaan, militer, organisasi, perusahaan atau perorangan. Dimana koleksi yang dimiliki pada perpustakaan khusus ini hanya boleh diakses oleh orang-orang khusus.
  • Dilihat: 290

MENGENAL PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

Pendidikan tinggi adalah lembaga ilmiah untuk mempelajari, menggali, mengkaji atau meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara bebas dan objektif. Untuk mendukung proses pembelajaran, kehadiran perpustakaan sangat diperlukan di perguruan tinggi untuk memberi informasi dan pengetahuan kepada seluruh masyarakat atau civitas akademika yag berada di lingkungan kapus. Peraturan pemerintah Nomor 30 Tahun 1990 pasal 55 tentang pendidikan tinggi menyebutkan bahwa salah satu syarat untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi harus memiliki perpustakaan.

UU No 43 Tahun 2007 menyatakan bahwa perpustakaan adalah “institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka”. Ketentuan pasal 2 UU No 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan menjelaskan bahwa “Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran, dan kemitraan”. Dalam pasal 3 juga menyatakan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa”. Perpustakaan di pendidikan tinggi berperan sebagai salah satu unit sarana kelengkapan pustaka pendidikan tinggi yang bersifat akademik dalam menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

  • Dilihat: 427

REKREASI DI PERPUSTAKAAN

 

UPI CIBIRU, 29 Oktober 2024, Perpustakaan biasanya dianggap sebagai gedung atau ruangan tempat penyimpanan buku yang tersusun pada rak-rak buku. Kesan kaku yang melekat pada pepustakaan membuat sebagian orang-orang apabila ingin mengunjungi perpustakaan bertujuan untuk belajar dan meminjam buku diperpustakaan. Sebenarnya, perpustakaan tidak hanya seperti itu tetapi perpustakaan juga dapat menjadi Public Space dimana orang-orang bisa datang untuk memanfaatkan fasilitas lainnya yang ada diperpustakaa untuk melakukan berbagai kegiatan lainnya yang kreatif dan posotif serta dapat dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi.

Fungsi Perpustakaan sebagai tempat wisata bagi pemustaka dan masyarakat tertuang jelas dalam pasal 1 ayat 1 UU.No.43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, yakni  bahwa "perpustakaan adalah institusi pengelola karya tulis, karya cetak dan/karya rekam, secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi  kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka". Selain itu pada pasal 3 juga menyebutkan bahwa perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Menurut UU tersebut jelas perpustakaan umum merupakan tempat untuk rekreasi sekaligus sebagai wahana wisata pendidikan. Wisata pendidikan disini adalah suatu program dimana peserta melakukan perjalanan wisata pada suatu tempat tertentu baik secara individual atau kelompok dengan tujuan utama mendapatkan pengalaman belajar secara langsung dari lokasi yang dikunjungi. (rodger, 1998). Contoh wisata pendidikan ini seperti museum, kebun binatang, cagar budaya, termasuk juga perpustakaan

 Untuk menunjang fungsi tersebut, Perpustakan UPI Cibiru memberikan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk pemustakanya, yaitu menyediakan pojok atau corner yang nyaman dengan fasilitas yg terbaik serta menyediakan koleksi-koleksi yang lebih luas lagi seperti komik, ensiklopedia, majalah dan lainnya yang memebuat pemustaka betah dan merasa terhibur berada di perpustakaan.

  • Dilihat: 740

Halaman 10 dari 20