Accessibility Tools
Cibiru UPI. Kamis (30/10/2024) Era modernisasi dan percepatan informasi serta transisi teknologi masa kini menuntut semua institusi untuk bisa mengimbanginya, termasuk layanan perpustakaan dalam spesifik hal ini khususnya perpustakaan yang ada di Kampus UPI Cibiru.
Untuk menanggapi hal tersebut, banyak faktor yang menjadi pertimbangan diantaranya adalah sumber daya yang dapat mengimbangi aktifitas diera teknologi saat ini yang sering kita sebut era revolusi industri 5.0. Selain itu faktor lain yang sangat mempengaruhi adalah budaya kerja dan sumber daya manusia itu sendiri.
Kita dapat melihat perpustakaan yang sudah maju dapat menerapkan layanan selama 24 jam, bahkan mereka juga mampu mengandalkan manusia untuk melayani perpustakaan tersebut selama 24 jam, hal ini mungkin didukung dengan perubahan kebijakan manajemen dan budaya kerja yang mempuni.
Pertanyaannya apakah perpustakaan UPI di Cibiru mampu bersaing? setidaknya punya keinginan untuk melayani selama 24 jam. Kita lihat keadaan yang sebenarnya. Upaya yang dilakukan Perpustakaan UPI Kampus Cibiru untuk melayanani mahasiswa dengan mengembangkan berbagai layanan melalui sistem informasi adalah salah strategi bagaimana dengan keterbatasan sumber daya manusia yang ada, misalnya dengan mengembangkan e-book, website perpustakaan, sirkulasi online dan lain-lainnya.
Dalam upaya mengarah ke arah tersebut diperlukan sebuah transisi, tradisi dan tentunya perubahan sumber daya manusia. Transisi yang diperlukan bagaimana petugas bisa menjembatani kebiasaan stakeholder bisa beralih pada sistem dan peraturan yang dibuat oleh Perpustakaan Kampus UPI di Cibiru. Tradisi yang dimaksud dalam hal ini adalah bagaimana merubah kebiasaan buruk yang sering terjadi, terutama di instansi-instansi pemerintah, tradisi ini menyasar pada sikap dan perilaku petugas, misalnya saja petugas terkadang sering menghilang (kosong) ketika waktu pelayanan dibutuhkan. Tidak kalah pentingnya adalah SDM, ini bukan saja menyangkut pada skill akan tetapi bagaimana pelayan tersebut memahami tugas dan fungsinya masing-masing. Kami mencontohkan banyak pegawai yang lebih memilih tugas tambahannya ketimbang tugas pokonya, bahkan terkadang merasa malas berada dimeja layanan, bahkan kepentingan pribadi mendominasinya.
Perpustakaan kampus UPI di Cibiru akan berupaya meningkatkan layanan termasuk bagaimana bisa melayani sampai 24 jam. Ya mungkin kami juga sadar diri dengan keadaan sekarang dan SDM yang ada sekarang, mungkin bukan kuantitas tapi kualitas yang perlu kami tingkatkan. Namun demikian kami optimis perubahan kearah yang lebih baik sedang dilakukan.