Accessibility Tools

  • Ultraman
  • SDGs

PKM Internasional UPI: Anak-Anak PMI di Penang Rasakan Pengalaman Belajar Virtual Reality

Kamis, 19 Februari 2026

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional berbasis Virtual Reality (VR) yang dilaksanakan tim dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Sanggar Bimbingan PERMAI, Penang, tidak hanya menjadi inovasi pembelajaran, tetapi juga merepresentasikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan oleh United Nations.

Program ini secara langsung mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi mutakhir bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pemanfaatan Virtual Reality membuka ruang belajar yang lebih imersif, interaktif, dan kontekstual, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman edukatif yang setara dengan perkembangan pendidikan global. Inisiatif ini memperluas akses terhadap metode pembelajaran inovatif serta memperkuat literasi digital sebagai kompetensi penting di era transformasi teknologi.

Di sisi lain, kegiatan ini juga selaras dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Anak-anak PMI yang berada di luar negeri sering menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan berkualitas. Kehadiran program berbasis teknologi dari UPI menjadi jembatan untuk mengurangi kesenjangan pendidikan antara anak-anak Indonesia di dalam dan luar negeri. Dengan menghadirkan teknologi pembelajaran yang setara, kegiatan ini membantu memastikan bahwa latar belakang sosial dan geografis tidak menjadi penghalang untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

Lebih lanjut, kolaborasi antara UPI Bandung, UPI Cibiru, serta pengelola Sanggar Bimbingan PERMAI mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi lintas institusi dan lintas negara ini menunjukkan bahwa pencapaian pendidikan berkualitas memerlukan kerja sama yang kuat, saling mendukung, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, transfer pengetahuan, inovasi teknologi, serta praktik pembelajaran dapat diperluas secara inklusif.

Dengan demikian, program PKM berbasis VR di Penang tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi juga wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan inklusif, mengurangi kesenjangan, dan membangun kemitraan global demi masa depan generasi Indonesia yang lebih berdaya saing.

 

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDGs 10 : Berkurangnya Kesenjangan

  • Dilihat: 97