Accessibility Tools
Kamis, 11 Desember 2025
Rapat pembentukan BMT (Baitul Maal wat Tamwil) di UPI Cibiru yang dipimpin oleh Direktur UPI Cibiru, Prof.Dr.H.Karim Suryadi,M.SI, membahas strategi membangun ulang fasilitas penyewaan lahan dan gedung sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas usaha ekonomi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat. Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam mengembangkan BMT sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, direktur UPI Cibiru, Prof.Dr.H.Karim Suryadi,M.SI, menekankan pentingnya membangun ekonomi syariah yang kuat dan mandiri, serta meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. "BMT UPI Cibiru harus menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk mengembangkan usaha mikro dan kecil dengan prinsip-prinsip syariah," ujarnya.
Rapat juga membahas rencana pengembangan fasilitas penyewaan lahan dan gedung yang akan menjadi sumber pendapatan bagi BMT UPI Cibiru. Dengan demikian, BMT UPI Cibiru dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera.
SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonom, SDGs 11 : Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDGs 9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur