Accessibility Tools
Program Studi Magister Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kampus Universitas Pendidikan Indonesia di Cibiru, merupakan program pendidikan lanjutan yang dirancang secara khusus untuk memperkuat kompetensi guru sekolah dasar agar mampu berkembang sebagai master teacher, master researcher, dan master expert in education. Berdiri sejak tahun 2021 dan bernaung di UPI Kampus Cibiru, Prodi S2 PGSD saat ini telah meraih akreditasi Baik Sekali, sebagai wujud komitmen dalam menjaga mutu akademik dan profesionalisme lulusan.
Berlandaskan visi pengembangan keilmuan pendidikan dasar yang berpijak pada filsafat Pancasila, pedagogik futuristik, serta konsep pembelajaran abad ke-21, Program Studi S2 PGSD UPI Cibiru hadir untuk menjawab tantangan kompleks dunia pendidikan dasar yang terus berkembang. Program ini tidak hanya menekankan penguatan teori, tetapi juga pengembangan kemampuan analitis, riset, kepemimpinan, dan inovasi pembelajaran yang aplikatif.
Melalui penyelenggaraan pendidikan magister yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata di lapangan, mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengkaji, merancang, dan mengimplementasikan solusi pendidikan berbasis riset. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan Student Centered Learning dan didukung oleh Kurikulum Outcome Based Education (OBE), sehingga setiap lulusan memiliki capaian pembelajaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan profesional.
Selain pendidikan, Program Studi S2 PGSD UPI Cibiru juga secara aktif mengembangkan kegiatan penelitian yang berorientasi pada penguatan dan pengembangan keilmuan pendidikan sekolah dasar. Hasil-hasil penelitian tersebut tidak hanya berkontribusi pada pengembangan akademik, tetapi juga disebarluaskan melalui program pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di berbagai wilayah.
Keunggulan Program Studi S2 PGSD Kampus UPI di Cibiru diperkuat dengan berbagai program internasional, seperti visiting professor dari universitas luar negeri, konferensi internasional, student mobility, serta kerja sama akademik di tingkat nasional dan ASEAN. Tersedianya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga memberikan fleksibilitas bagi para profesional pendidikan untuk melanjutkan studi sesuai dengan pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.
Didukung oleh fasilitas pembelajaran yang lengkap mulai dari ruang kelas dan smart class, meeting room, laboratorium komputer, hingga perpustakaan dan fasilitas pendukung lainnya, lingkungan akademik S2 PGSD UPI Cibiru dirancang untuk mendorong budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas.
Lulusan Program Studi S2 PGSD Kampus UPI di Cibiru dipersiapkan untuk berkiprah sebagai guru sekolah dasar profesional, pimpinan dan pengelola sekolah, pengawas pendidikan, peneliti pendidikan dasar, hingga dosen pada program studi S1 PGSD. Dengan bekal keilmuan, integritas, dan wawasan global, lulusan S2 PGSD siap menjadi pemimpin perubahan dalam membangun pendidikan dasar Indonesia yang unggul dan berkelanjutan.
Program Studi S2 PGSD Kampus UPI di Cibiru, melahirkan pendidik dan akademisi unggul untuk masa depan pendidikan dasar Indonesia.
Program Studi Magister Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S2 PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru menyelenggarakan kegiatan yudisium sebagai penanda berakhirnya proses akademik bagi mahasiswa. Sebanyak 17 mahasiswa dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar magister pendidikan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian perkuliahan, penelitian, serta penyusunan tesis sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Pelaksanaan yudisium ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik mahasiswa, sekaligus refleksi keberhasilan proses pendidikan di lingkungan PGSD. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi keilmuan, kepemimpinan, serta keterampilan profesional dalam pengembangan pendidikan dasar di berbagai konteks. Hal ini sejalan dengan komitmen program studi dalam mencetak pendidik dan praktisi pendidikan yang adaptif terhadap dinamika zaman serta kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yudisium ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidik sebagai fondasi utama pembangunan manusia. Kehadiran lulusan S2 PGSD diharapkan mampu berkontribusi dalam penguatan mutu pembelajaran, pengembangan inovasi pendidikan, serta peningkatan kapasitas guru sekolah dasar secara berkelanjutan.
Melalui yudisium ini, Program Studi Magister PGSD UPI Cibiru menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan dasar di Indonesia.
Bandung, 13–14 Agustus 2025 — Program Studi Magister (S2) PGSD Kampus UPI di Cibiru menyelenggarakan Ujian Tahap I bagi para mahasiswa di Ruang Smart Class dan Ruang Cawalaloka, Gedung A Lantai 2. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, dengan melibatkan sejumlah dosen penguji yang telah ditugaskan secara resmi oleh Direktur Kampus UPI di Cibiru, Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Kom., MCE.
Sebanyak 11 mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian dan rencana tesis mereka di hadapan tim penguji. Topik yang diangkat sangat beragam, mulai dari strategi implementasi Kurikulum Merdeka, pengembangan bahan ajar berbasis teknologi, kepemimpinan digital kepala sekolah, hingga pembelajaran berbasis STEM-SDGs.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa Magister PGSD untuk memperoleh masukan konstruktif sebelum melangkah ke tahap penyusunan dan penyempurnaan tesis. Dengan atmosfer akademik yang serius namun suportif, ujian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dasar di Indonesia.
Bandung – Kampus UPI di Cibiru menyelenggarakan Ujian Seminar Proposal Program Studi Magister (S2) PGSD pada Senin–Selasa, 11–12 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Cawalaloka Gedung A Lantai 2 dan Smart Class mulai pukul 08.00–15.00 WIB.
Kegaiatan Ujian Seminar Proposal diikuti oleh 16 mahasiswa dengan topik penelitian beragam, mulai dari pengembangan media pembelajaran, model pembelajaran inovatif, kepemimpinan sekolah, hingga penguatan pendidikan karakter.
Para penguji terdiri dari dosen-dosen senior, di antaranya Dr. H. Dede Margo Irianto, M.Pd., Prof. Dr. Hj. Leli Halimah, M.Pd., Dr. Hj. Tuti Istianti, M.Pd., Dr. Yunus Abidin, M.Pd., Dr. Dede Trie Kurniawan, M.Pd., Dr. Dinie Angraeni Dewi, S.Pd., M.Pd., Prof. H. Sofyan Iskandar, M.Pd., Dr. Ai Sutini, M.Pd., Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd., dan Dr. Tita Mulyati, M.Pd.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi mahasiswa Magister PGSD sebelum melanjutkan ke penelitian tesis. Selain penguji, tim pelaksana ujian juga melibatkan staf program studi, dokumentasi, dan penanggung jawab ruangan.
Dengan terselenggaranya ujian ini, diharapkan para mahasiswa dapat memperkuat rancangan penelitian mereka sehingga menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan dasar di Indonesia.
Sebanyak 8 mahasiswa Program Studi S2 PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru mengikuti kegiatan kunjungan akademik ke Hiroshima, Jepang pada tanggal 24–30 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi program studi serta pengayaan wawasan global dalam bidang pendidikan dasar. Dalam program ini, para mahasiswa didampingi oleh dua dosen pendamping, yaitu Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd., M.H. dan Nissa Aulia B. Utami, M.Pd..
Selama tujuh hari, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan interkultural, mulai dari kuliah bersama di Hiroshima University, eksplorasi budaya lokal Jepang, hingga kunjungan edukatif ke situs bersejarah seperti Hiroshima Peace Memorial Museum. Melalui pengalaman langsung di lingkungan internasional, mahasiswa tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga mendapatkan perspektif baru dalam memahami pentingnya perdamaian, nilai kemanusiaan, dan multikulturalisme dalam konteks pendidikan.
Dr. Dinie Anggraeni Dewi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pembelajaran lintas budaya. “Melalui kunjungan ini, mahasiswa belajar untuk memahami pendidikan dalam konteks global, dan bagaimana nilai-nilai lokal dapat bersanding dengan wawasan internasional,” ujarnya. Sementara itu, mahasiswa peserta mengaku sangat antusias dan bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Bagi mereka, program ini menjadi pengalaman berharga yang memperkaya refleksi akademik dan membuka jejaring kerja sama internasional. Kunjungan akademik ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi S2 PGSD UPI Cibiru untuk membekali calon pendidik dan peneliti pendidikan dasar dengan kompetensi global dan sensitivitas budaya, sejalan dengan visi UPI sebagai universitas bereputasi internasional.