Accessibility Tools
Upaya pelestarian bahasa dan budaya Sunda terus dikembangkan melalui inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik sekolah dasar. Salah satunya diwujudkan melalui penelitian pengembangan Smartbook Interaktif TAMADA (Tatakrama Basa Sunda) sebagai media pembelajaran bahasa Sunda yang interaktif, kontekstual, dan menyenangkan.
Penelitian yang dilakukan oleh Ranu Sudarmansyah ini menghadirkan Smartbook Interaktif TAMADA sebagai media untuk membantu peserta didik mengenal, memahami, dan menerapkan tatakrama berbahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penelitian melibatkan guru dan pihak sekolah melalui proses pengenalan, penggunaan, serta pendampingan pemanfaatan media. Peserta juga berkesempatan mengeksplorasi isi Smartbook dan berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Sunda secara lebih menarik.
Selain Smartbook Interaktif TAMADA, penelitian ini juga memperkenalkan Monopoli Edukatif Motékar sebagai media pendukung pembelajaran. Kehadiran berbagai media tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran bahasa Sunda yang lebih kreatif sekaligus menanamkan nilai-nilai tatakrama dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Pengembangan media pembelajaran ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam pelestarian bahasa Sunda melalui pendidikan, khususnya dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang dekat dengan karakteristik dan pengalaman belajar peserta didik.
Melalui inovasi tersebut, bahasa Sunda tidak hanya dipelajari sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diperkenalkan sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu dikenal, digunakan, dan dilestarikan oleh generasi muda.
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan