Accessibility Tools
Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila serta kewarganegaraan di kalangan generasi muda. Pada hari Jumat, tanggal 07 November 2025, Tim dosen Kelompok Bidang Keahlian Pendidikan Kewarganegaraan (KBK PKn) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus UPI di Cibiru telah melaksanakan webinar nasional Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Tahun 2025 yang berkolaborasi dengan dua universitas ternama yaitu Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Tadulako yang diselenggarakan secara online melalui zoom meeting.
Webinar Nasional PKn ini menyusung tema “Transformasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Disruptif: Tantangan dan Inovasi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” yang dihadiri oleh 700 lebih peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dengan menghadirkan enam narasumber inspiratif yang kompeten di bidangnya, antara lain:
1. Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd., M.H. dari Universitas Pendidikan Indonesia;
2. Dr. Agil Nanggala, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia;
3. Dr. Yayuk Hidayah, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta;
4. Dr. Iqbal Arpannudin, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta;
5. Asep Anggi Buldani, M.Pd., M.H dari Universitas Tadulako;
6. Sukmawati, M.Pd. Universitas Tadulako.
Webinar Nasional Pkn ini diselenggarakan pertama kali sebagai wadah bagi para akademisi, praktisi pendidikan, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan kewarganegaraan untuk berdiskusi, berbagi gagasan, serta merumuskan strategi inovatif dalam pengembangan pembelajaran PKn di era digital.

Melalui kegiatan ini diharapkan muncul pemikiran dan rekomendasi yang dapat memperkuat peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, adaptif, serta berwawasan global namun tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila. Dengan webinar ini, transformasi pendidikan kewarganegaraan tidak hanya menjadi jawaban atas tantangan era disruptif, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Acara ditutup dengan harapan agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di kalangan generasi muda, serta dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Peserta diharapkan dapat menerapkan hasil diskusi dan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari serta dalam proses belajar mengajar di institusi masing-masing.
Penulis: Siti Hawa
SDGs 4 : Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan