Accessibility Tools
Bandung, November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Cibiru. Dua tim, yakni Tim Arsantara dan Tim Aradewa, berhasil lolos sebagai finalis Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2025 pada Divisi Microteaching Digital Pendidikan. Kedua tim akan mewakili Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di babak final yang akan diselenggarakan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya pada 1–4 Desember 2025.
Mereka yang lolos adalah Tim Arsantara yang diketuai oleh Siti Hawa (2206835) dengan anggota Ayu Rahmawati (2207420), Kharisma Salsabila Sofa (2209612), dan Nabilahthul Fuadah (2203828). Ketua tim, Siti Hawa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini.
“Kami tidak menyangka bisa sampai ke tahap final. Proses ini mengajarkan kami bahwa kolaborasi dan kesungguhan adalah kunci inovasi. Kami siap memberikan yang terbaik dan membawa nama UPI semakin dikenal dalam lomba inovasi digital pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu satu tim lainnya adalah tim Aradewa yang diketuai oleh Riesma Aulia Salsabila (2204386) dengan anggota Nurul Mutia Ramdhani (2203790), Rif’an Fazrin Zulfikar (2308845), serta Sizka Amelia Febrianti (2303677). Ketua Tim Aradewa, Riesma Aulia Salsabila, juga menyampaikan antusiasmenya menjelang babak final.
“Menjadi finalis LIDM adalah pengalaman berharga. Kami berharap inovasi kami dalam microteaching digital dapat memberi kontribusi bagi pengembangan pembelajaran yang adaptif dan kreatif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ungkapnya.
Kedua tim dibimbing oleh Ranu Sudarmansyah, M.Pd., yang turut memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa bimbingannya.
“Saya bangga melihat dedikasi dan kreativitas para mahasiswa. Mereka menunjukkan bahwa calon guru masa depan harus mampu mengintegrasikan teknologi dan pedagogi secara inovatif. Keberhasilan ini adalah langkah awal untuk berprestasi di tingkat nasional,” ujar Ranu.
Keberhasilan dua tim PGSD UPI Cibiru ini menjadi bukti nyata komitmen program studi dalam menumbuhkan budaya inovasi, terutama pada ranah microteaching digital, yang kini menjadi kompetensi penting bagi guru abad ke-21. LIDM sendiri merupakan kompetisi nasional yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menciptakan karya kreatif berbasis teknologi pada dunia pendidikan.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan digital, pedagogik, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
Prestasi, SDGs 4 : Pendidikan Berkualitas