Accessibility Tools
Berkah Ramadahan dan 1 Syawal di bulan April 2025, ternyata sangat luar biasa untuk Universitas Pendidikan Indonesia, Dimana para dosen mudanya telah menjadi pasukan tempur dalam menunjukkan kredibilitas di Tingkat dunia. Kenapa tidak?, dari sekian banyak ilmuwan dunia yang diundang dalam sebuah Congress yang diselenggarakan oleh Chirchick Divlat Pedagogical University di kota Tazkent Negara Uzbekistan, ternyata sangat tertarik dengan 4 orang Guru Besar UPI untuk menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Internasionalnya.
Congress yang dihadiri oleh sekitar 600 orang lebih yang diselenggarakan di Aula Kampus ternama di Uzbekistan ini sangat meriah dan menampilkan beberapa Paralel Sesson untuk menampilkan sejumlah periset Tingkat dunia yang memberikan nuansa dinamis dalam setiap analisis presentasi tiap temuannya. Demikian pula yang disajikan oleh para keynote speaker dari UPI sebagai wakil dari Delegasi Indonesia tak ketinggalan telah menjadikan suasana lebih dinamis lagi. Mengingat para professor UPI ini menyuguhkan masing-masing kepakaran yang luar biasa, semisal dari pematerian Deni Darmawan yang menyajikan tebtang inovasi DCIRV (Development Central of Innovation Robotics for VCDLN). Dimana dalam Congress tersebut menyajikan topik riset berjudul “ Digital Center Innovation for Robotics VCDLN Based on Artificial Intelligence for Modern Education.” Dimana riset ini telah menjadi ikon dalam layanan ODML (Open Distance Mobile Learning), yang pernah menjajal negara-negara di Amerika Utara, Canada, dan Amerika Latin, China, dan Euro tepatnnya di negara France. Temuan Deni Darmawan ini telah menjadi ikon juga dalam layanan pembelajaran untuk komunitas digital di sejumlah provinsi dan kabupaten di Indonesia, sebagaimana yang dipaparkan dalam Internconnction Teaching Learning yang dikontrol melalui Central of VCDLN Based on Artifiial Intelligence (2019). Demikian juga dengan Profesor Asep Bayu Nandiyanto yang telah menyampaikan temuan risetnya dalam bidang Particle technology in Sustainable Product Development yang ternyata memang Profesor muda ini sangat luar biasa dengan temuan-temuan barunya telah menguncang dunia, sehingga mendapatkan Award sebagai Terbanyak Publikasinya dan mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi dari Negara Uzbekistan (2025). Capaian seorang professor UPI yang tiada tandingannya. Tak ketinggalan juga Professor Julia dari Kamda Sumedang yang memaparkan temuan risetnya yang sangat fundamental yaitu mengenai “The Role of AI”, ini sangat menarik analisisnya yang masih dicari orang namun Profesor Muda ini telah lebih dulu menemukannya dalam rangkaian riset yang ditekuninya sejak adanya euporia mengenai AI dalam dunia Pendidikan.
Dari keemat Keynote delegasi UPI yang sekaligus tadi mewakili Indonesia ini mudah-mudahan ke depan dapat memberikan berkah dan menjadikan UPI betul-betul mendunia dalam setiap bidang kajian riset dan keilmuwannya. Apapun ajang kompetitifnya, dan apapun bidang keilmuwan nya yang dibutuhkan maka UPI akan hadir dengan sejumlah riset terbarukannya untuk bisa dipresentasikan dan disebarluaskan bahkan tentunya diadopsi dan digunakan oleh para praktisi dan professional serta Masyarakat Pendidikan di manapun berada di dunia dalam bidang terkait sepanjang masa. Semoga UPI terus Mendunia…Aamiin Yaa Robbal Aalamiin. (DD, Medio, 9 April, 2025).