Accessibility Tools
Pada tanggal 12 sampai 18 Juli 2025, delapan orang dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Cibiru melakukan kunjungan ke Hiroshima University, tepatnya ke the IDEC (the Graduate School for International Development and Cooperation) Institute. Rombongan UPI Kampus Cibiru diterima oleh Prof. Ichihashi Masaru, Director of the IDEC Institute, pada Senin, 14 Juli 2025. Selain itu, hadir pula staf the IDEC Institute, Asakura Takamichi, Ph.D. selaku Associate Professor dari Center for Global Partnership (CGP) dan Nissa Aulia Belistiana Utami, M.Pd., staf the IDEC Institute, seorang mahasiswa program doktoral (S3) di Hiroshima University dan juga merupakan mahasiswa lulusan S2 Pendidikan Olahraga UPI.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud terlaksananya Memorandum of Agreement (MoA) dari MoU yang telah disepakati sebelumnya, dalam bentuk kolaborasi penelitian antara PGSD-PGPAUD Kampus UPI di Cibiru dengan the IDEC Institute Hiroshima University. Kolaborasi dilaksanakan dalam dua penelitian; penelitian pertama berjudul “Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) dalam Konteks Pembelajaran Berkelanjutan Berorientasi Rekayasa Beban Kognitif Siswa Sekolah Dasar” yang diketuai oleh Dr. Yeni Yuniarti, M.Pd. Sedangkan penelitian kedua berjudul “Exploring Digital Storytelling to Foster Creative Thinking in Children Aged 5-10: A Comparative Study Between Indonesia and Japan” yang diketuai oleh Prof. Dr. Hj. Leli Halimah, M.Pd. di Hiroshima University, Jepang. Kedua penelitian berupaya mengungkap bagaimana persepsi guru memandang implementasi AI dan Digital Storytelling dalam pembelajaran dalam konteks Indonesia dan Jepang. Adapun dosen yang menghadiri kolaborasi penelitian dan kunjungan ke the IDEC Institute ini yaitu: Dr. Dinie Anggraeni Dewi, M.Pd., M.H., Prof. Dr. Hj. Leli Halimah, M.Pd., Dr. Ai Sutini, M.Pd., Dra. Komariah, M.Pd., Dra. Deti Rostika, M.Pd., Setyaningsih Rachmania. M.Pd., Winti Ananthia, M.Ed., dan Desiani Natalina Muliasari, M.Pd., Ph.D.
Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Prof. Ichihashi, dan dilanjutkan pemaparan oleh Takamichi tentang pentingnya AI dalam mendukung pendidikan yang berkualitas dan pengembangan kurikulum pendidikan Indonesia Jepang. Dalam presentasinya, Asakura juga menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk merekayasa beban kognitif siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar. Hal ini tentu sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat mengenai pendidikan berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan yang inklusif dan bermutu. Selanjutnya, saat diskusi interaktif antara peserta menghasilkan berbagai ide dan strategi untuk menerapkan AI dalam pembelajaran yang berkelanjutan. Peserta sepakat bahwa teknologi AI tidak hanya dapat membantu mengurangi beban kognitif siswa tetapi juga meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar. Acara dilanjutkan dengan diskusi terpumpun (focus group discussion-FGD) yang dipimpin oleh Desiani N. M., Ph.D. Pada diskusi ini, hasil ongoing research pada konteks Indonesia disampaikan di forum. Diskusi ini merupakan salah satu persiapan untuk pelaksanaan pengambilan data penelitian pada hari berikutnya, Selasa-Kamis, 15-17 Juli 2025, yang dilaksanakan oleh tiga peneliti kampus Cibiru; Setyaningsih Rachmania. M.Pd., Winti Ananthia, M.Ed., dan Desiani Natalina Muliasari, M.Pd., Ph.D. bersama tim The IDEC Institute, Hiroshima University.
MoU yang telah terjalin antara UPI Kampus Cibiru dan Hiroshima University ini mencakup banyak rencana kegiatan. Selain pelaksanaan kolaborasi riset tersebut, kedua lembaga juga berencana untuk mengadakan banyak kegiatan lainnya, diantaranya pertukaran pelajar, seminar dan workshop secara berkala guna berbagi pengetahuan serta pengalaman terkait pemanfaatan AI dalam pendidikan.
Kegiatan kolaborasi riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs, terutama pada poin kemitraan (poin 17); adanya kerjasama internasional antara PGSD Kampus UPI di Cibiru dengan Hiroshima University, dan poin pendidikan (poin 4), yaitu peningkatan kualitas pendidikan. Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik dan mahasiswa di seluruh dunia, dengan para pendidik yang terjaga kualitas pengembangan profesionalitasnya, khususnya di Indonesia dan Jepang.