Universitas Pendidikan Indonesia | Kampus UPI di Cibiru | Jl Raya Cibiru KM 15 Bandung 40393 | a Leading and Outstanding University

Tata Pamong PGSD

TATA PAMONG PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Tata kelola di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru dikembangkan melalui mekanisme analisis jabatan yang dibutuhkan program studi. Sistem tata pamong senantiasa dikembangkan dengan berdasar kepada AD dan ART UPI. Sejalan dengan AD dan ART UPI program studi dipimpin oleh seorang ketua program studi.

Ketua program studi PGSD UPI Kampus Cibiru dipilih secara transparan, adil, dan demokratis melalui rapat program studi. Dalam kegiatan pemilihan seluruh dosen program studi hadir dan menggunakan hak pilihnya. Calon ketua program studi sendiri merupakan dosen yang telah memenuhi standar yang ditetapkan UPI. Setelah proses pemilihan di tingkat Prodi selesai, seluruh calon beserta peroleh suaranya diusulkan ke pada Direktur UPI Kampus Cibiru untuk selanjutnya diserahkan kepada Rektor UPI untuk mendapatkan pengesahan di rektor berupa Surat Keputusan Rektor UPI tentang pengangkatan Ketua Program Studi PGSD UPI Kampus Cibiru. Ka Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru bertanggung jawab terhadap Direktur UPI Kampus Cibiru dalam melaksanakan tugasnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya Ka Prodi dibantu oleh beberapa Ketua Kelompok Bidang Keahlian (KBK), ketua laboratorium, dan ketua bidang bimbingan konseling. Beberapa KBK yang ada di Prodi PGSD UPI Kampus Cibiru adalah KBK Bahasa, KBK Matematika, KBK Kependidikan dan Umum, KBK IPA, dan KBK IPS, KBK Pendidikan Agama, dan KBK Olahraga dan Seni. Ketua Laboratorium yang ada di Prodi PGSD adalah Ketua Laboratorium IPA, Ketua Laboratorium IPS, Ketua Laboratorium Matematika, Ketua Laboratorium TIK, KetuaLaboratorium Bahasa, dan Ketua Laboratorium Microteaching. Dalam menjalankan tugas administratif, Ka Prodi dibantu oleh satu staf administrasi.

Berdasarkan perangkat organisasi kerja di atas, seluruh kinerja perangkat organisasi di atas diatur dengan uraian tugas pokok dan fungsinya. Hal ini ditujukan agar terciptanya sistem tata kerja yang baik dan tidak terjadi adanya tumpang tindih dalam melaksanakan kinerjanya.

Seluruh sistem tata pamong di Prodi PGSD di atas dibuktikan dengan keberadaan pedoman-pedoman tertulis tentang etika dan dosen, etika karyawan, etika mahasiswa, dan pedoman pelayanan. Beberapa pedoman tersebut antara lain : etika dosen dan mahasiswa, kode etik kepegawaian, pedoman akademik, pedoman penyusunan karya tulis ilmiah, pedoman praktikum, pedoman PPL, pedoman perkuliahan, dan pedoman layanan laboratorium serta perpustakaan.

Unsur sivitas akademik berpartisipasi aktif dalam pengelolaan, pengembangan kebijakan, serta pengoordinasian program. sehingga sasaran yang dijabarkan dalam program RKAT sebagai perwujudan dari pengembangan misi prodi dapat dicapai secara baik. Untuk mengetahui tingkat capaian, dilakukan evaluasi berdasarkan keterserapan anggaran yang diukur dengan membandingkan perencanaan dalam RKAT dengan pelaksanaan, implementasi dan realisasi program. Hasil evaluasi ini digunakan untuk merevisi program pada tahun berikutnya. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang tertuang dalam RKAT dilaporkan secara transparan dan akuntabel.

Dengan menggunakan prinsip-prinsip tersebut muncul umpan balik dari unit pelaksana program dan sivitas akademik untuk dapat meningkatkan komitmennya terhadap pelaksanaan program yang direncanakan. Pimpinan prodi berkomitmen menciptakan suasana dan iklim akademik. yang kondusif dan menciptakan serta memotivasi sivitas akademik untuk bekerja secara produktif. Untuk mewujudkannya ditempuh melalui pengalokasian dana bagi sivitas akademik dalam meningkatkan kualifikasi akademik (pendidikan formal) ataupun melalui peningkatan kualitas akademik (pelatihan dan workshop), sehingga prinsip keadilan dapat terwujud dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab program studi.

Partisipasi sivitas akademik dapat berjalan secara baik, apabila tersedia aturan dan etika dosen, etika karyawan, dan etika mahasiswa. Etika dosen, meliputi hal yang mengatur tentang penulisan karya pelaksanaan perkuliahan, pengawasan dan penilaian ujian, serta penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Etika untuk mahasiswa meliputi hal yang mengatur pelaksanaan ujian, pelaksanaan tugas akademik, serta penulisan karya ilmiah. Kode etik untuk dosen, karyawan, dan untuk mahasiswa telah tersedia namun dalam pelaksanaannya masih perlu sosialisasi lebih lanjut. Dengan adanya aturan dan etika bagi sivitas akademik memungkinkan mereka dapat menjalankan tugas sesuai aturan sehingga hasil dan produktivitas kerja para sivitas akademik dapat dipercaya kebenarannya karenanya menghasilkan lulusan yang kredibel (terpercaya).  Selain itu,  para dosen Prodi PGSD juga bergiat dalam menyusun karya-karya ilmiah yang tersebar dalam berbagai prosiding dalam konferensi, seminar nasional tema ilmiah, ataupun dalam jurnal baik nasional ataupun internasional, serta publikasi berupa buku ajar atau pun buku teks baik yang diterbitkan oleh penerbit UPI atau penerbit swasta akan menambah kepercayaan publik terhadap eksistensi para dosen prodi PGSD di forum Nasional. 

© 2017 Kampus Cibiru. All Rights Reserved. Designed By Universitas Pendidikan Indonesia

Please publish modules in offcanvas position.